PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat memastikan pasokan listrik di Merauke, Papua Selatan, tetap andal untuk mendukung operasional usaha perhotelan dan sektor pariwisata. General Manager PLN UIW Papua dan Papua Barat Roberth Rumsaur menyebut pihaknya baru saja melayani pasang baru berdaya 555 kilovolt ampere (kVA) untuk sebuah hotel di Jalan Raya Mandala, Kabupaten Merauke.
JAYAPURA — Langkah itu disebut sebagai bagian dari komitmen PLN menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang mampu menunjang kebutuhan sektor bisnis dan pariwisata di Merauke. "Seperti beberapa waktu lalu kami melakukan pelayanan pasang baru berdaya 555 kilovolt ampere (kVA) untuk salah satu Hotel di Jalan Raya Mandala, Kabupaten Merauke," kata Roberth di Jayapura, Jumat.
Roberth memaparkan, sistem kelistrikan di Merauke saat ini memiliki daya mampu sebesar 45,04 megawatt (MW) dengan beban puncak 33 MW dan cadangan daya 12,04 MW. Menurutnya, kondisi tersebut membuat ketersediaan daya tetap terjaga untuk mendukung pengembangan usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Cadangan daya 12,04 MW itu menjadi ruang bagi pelaku usaha baru, termasuk hotel dan bisnis komersial lain, untuk masuk tanpa khawatir kekurangan pasokan. "Kami akan terus menjaga keandalan sistem kelistrikan agar kebutuhan pelanggan, khususnya pelanggan bisnis dan komersial, dapat terpenuhi dengan baik," ujar dia.
Hotel dan usaha pariwisata bergantung pada pasokan listrik stabil untuk operasional harian, mulai dari pendingin ruangan, penerangan, hingga peralatan dapur. Gangguan pasokan berdampak langsung pada kenyamanan tamu dan citra layanan.
Karena itu, PLN menempatkan pelanggan bisnis dan komersial sebagai prioritas pelayanan di Merauke. "Kami juga terus berkomitmen memberikan pelayanan kelistrikan yang andal, mudah, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," kata Roberth.
Penyalaan listrik untuk hotel di Jalan Raya Mandala disebut sebagai wujud komitmen nyata PLN menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang mumpuni. Roberth menyatakan pihaknya akan terus memastikan infrastruktur kelistrikan menjadi bagian penting dalam mendukung perkembangan aktivitas ekonomi dan pariwisata di wilayah tersebut.
Dengan daya mampu 45,04 MW dan beban puncak 33 MW, sistem kelistrikan Merauke masih menyisakan ruang untuk pertumbuhan pelanggan baru. PLN memastikan ketersediaan daya menjadi salah satu faktor pendukung bagi pengembangan usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat di Merauke.