JAYAPURA — Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa menegaskan tiga distrik di Lembah Rufaer menjadi perhatian program pembangunan, dengan sekolah di Doufo dan Dervos sebagai prioritas yang ditargetkan berdiri tahun depan. Kawasan itu tercatat masuk wilayah tiga kabupaten sekaligus: Puncak di Papua Tengah, serta Mamberamo Raya dan Waropen di Provinsi Papua.
Janji tersebut ia sampaikan di hadapan warga Distrik Dervos saat kunjungan kerja, bersamaan dengan peresmian pembangkit listrik tenaga surya yang akan mengaliri rumah-rumah di Dervos dan Doufo.
Peresmian pembangkit listrik tenaga surya menjadi bagian dari kunjungan kerja Gubernur Nawipa ke Distrik Dervos. Fasilitas itu akan mengalirkan listrik untuk menerangi rumah warga di dua distrik sekaligus, Dervos dan Doufo.
Nawipa menyebut kehadiran listrik sebagai titik balik bagi wilayah yang sebelumnya gelap. Ia juga menjanjikan pembangunan sekolah dan pengeboran air menyusul setelah listrik masuk.
"Dengan adanya listrik ini, yang dulu gelap akan jadi terang. Besok kita akan pikir lagi, kalau kita bisa bor air, kita akan bor. Kita akan bangun sekolah," kata Gubernur Nawipa.
Nawipa merinci sejumlah distrik yang akan dibangun fasilitas pendidikannya secara bertahap. Doufo dan Dervos disebut lebih dulu, disusul Fawi dan Torere yang berada di Provinsi Papua Tengah.
Ia menyinggung kebutuhan guru sebagai bagian tak terpisahkan dari rencana pembangunan sekolah. Menurutnya, pembangunan fisik harus dibarengi penyiapan sistem pendidikan yang berjalan.
"Kita butuh sekolah, kita akan butuh guru, kita akan bangun sistem untuk Lembah Rufaer, khususnya Dervos, Doufo, dan sekitarnya bisa sekolah di Doufo tahun depan. Setelah itu, kita akan bangun Fawi, Torere yang bagian dari Provinsi Papua Tengah," ucap Nawipa.
Gubernur Nawipa menyatakan kawasan Mamberamo bukan wilayah asing baginya. Sebelum menjabat Bupati Paniai dan Gubernur Papua Tengah, ia melayani penerbangan ke wilayah itu saat masih berprofesi sebagai pilot.
Ia menyebut warga Doufo dan Dervos punya peran langsung dalam perjalanan karier politiknya. Nawipa menegaskan pemerintah sudah masuk ke kawasan tersebut.
"Kamu (masyarakat di kawasan Lembah Rufaer) yang membuat saya jadi gubernur hari ini. Terima kasih banyak [masyarakat Distrik] Doufo, Dervos. Kamu sudah ikat suara untuk saya jadi gubernur. Kita sudah bangun listrik, anak-anak sekolah, tahun depan saya pastikan di Doufo kita akan bangun sekolah yang bagus," ujarnya.
Ia menambahkan masyarakat adat Mamberamo akan menjadi tuan di wilayahnya sendiri. Nawipa menyebut tak ada lagi pembatas antara wilayah gunung dan lembah dalam pandangan pemerintah.
"Pemerintah sudah masuk di sini. Orang Mamberamo akan jadi bupati suatu saat, dan orang Mamberamo akan pimpin negeri ini ke depan," kata Nawipa.