BMP RI dan Pemkot Jayapura Kerahkan 50 Personel Bersihkan Wai Mhorock Pascabanjir, 150 Paket Sembako Dibagikan

Penulis: Vicky Prasetya  •  Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:31:02 WIB
Personel gabungan mengikuti apel kerja bakti di Papua Youth Creative Hub sebelum bergerak ke titik pembersihan di Jayapura.

JAYAPURA — Apel kerja bakti dipusatkan di Papua Youth Creative Hub (PYCH) sebelum peserta bergerak ke titik-titik pembersihan. Wakil Walikota Jayapura Rustan Saru membagi wilayah kerja: kawasan hingga lampu merah Tanah Hitam ditugaskan kepada organisasi perangkat daerah (OPD), sementara area menuju Kali Acay dibagi antara kelurahan dan distrik, dibantu BMP serta warga setempat.

Pembagian titik itu dilakukan agar pembersihan tidak menumpuk di satu lokasi. Rustan meminta setiap peserta memastikan sampah yang dikumpulkan benar-benar terangkat, bukan sekadar dipindahkan ke tepi jalan atau got.

Selokan Tersumbat Jadi Sasaran Utama

Selain membagikan paket sembako, BMP mengajak warga membersihkan selokan yang tersumbat sisa material banjir. Ketua DPP BMP RI Max Abner F. Ohee menyebut kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian organisasi terhadap warga Kota Jayapura yang terdampak.

"Kita BMP membantu warga masyarakat terdampak banjir beberapa hari lalu di Kota Jayapura, khususnya di Kelurahan Wai Mhorock," ujar Max.

Ia menyatakan BMP telah berkoordinasi dengan pemerintah sebelum kegiatan digelar. Menurut Max, BMP menempatkan diri sebagai organisasi mitra pemerintah, bukan pelaksana tunggal di lapangan.

"BMP memberi 150 paket sembako kepada warga terdampak dan kita mengajak warga untuk bersihkan lingkungan, selokan-selokan yang tersumbat itu kita bersihkan," katanya.

Warga Diminta Berhenti Buang Sampah ke Kali dan Got

Rustan menyoroti akar masalah kebersihan kota yang menurutnya bersumber dari perilaku warga. Ia menilai sapu dan petugas tidak akan pernah cukup mengejar sampah yang dibuang sembarangan.

"Kota yang kotor itu bukan karena tidak disapu, tetapi karena warganya buang sampah sembarangan. Tidak mungkin sapu mengejar sampah, tapi orang yang harus menahan diri," imbuhnya.

Wakil walikota meminta warga tidak membuang sampah ke kali, got, saluran air, maupun badan jalan. Ia juga menyinggung kebiasaan membuang bungkus minuman sembarangan meski tempat sampah sudah tersedia.

"Buang pada tempatnya," tegasnya.

Kerja Bakti Digelar Dua Kali Sebulan

Rustan mengingatkan kerja bakti tidak berhenti pada hari itu. Sesuai arahan wali kota, kegiatan bersih-bersih dilakukan setiap minggu pertama dan ketiga setiap bulan, mencakup rumah, halaman, toko, maupun kantor masing-masing warga.

Ia meminta peserta berhati-hati saat menyeberang karena kendaraan melaju kencang di sekitar area pembersihan. Setiap OPD, kelurahan, dan distrik diminta memastikan keselamatan jajarannya, termasuk masyarakat yang ikut serta.

"Ini rumah besar kita, sama-sama kita bersihkan," pungkas Rustan.

Max berharap kolaborasi serupa dengan pemerintah kota, distrik, dan pihak lain terus berlanjut. BMP, kata dia, akan terus mendukung program Pemkot Jayapura dalam membangun dan menjaga kota bersih, aman, dan nyaman.

Reporter: Vicky Prasetya
Sumber: beritapapua.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top