PAPUA — Mbah Leginah, nenek berusia 85 tahun yang viral lewat konten bersama cucunya, Refido, meninggal dunia pada Sabtu (3/10). Kabar kepergiannya memicu gelombang ucapan belasungkawa dari warganet yang mengenalnya sebagai "simbah online". Sehari sebelumnya, Refido sempat mengabarkan kondisi sang nenek sedang tidak enak badan.
Mbah Leginah meninggalkan jejak digital yang dalam bagi pengguna media sosial di Indonesia. Konten-konten kebersamaan bersama sang cucu, Refido, tidak hanya menghibur, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan ribuan pengikut yang menganggapnya bagian dari keseharian.
Kabar kepergian Mbah Leginah beredar luas di media sosial pada Sabtu (3/10). Sehari sebelumnya, Refido sempat mengabarkan bahwa kondisi sang nenek sedang tidak enak badan.
Warganet yang selama ini mengikuti kontennya mengaku tidak menyangka. Banyak dari mereka masih melihat Mbah Leginah muncul dalam video yang diunggah pada Jumat, sebelum kabar duka tersebar keesokan harinya.
Ucapan duka membanjiri kolom komentar dan berbagai platform media sosial. Akun @awaxxxxxx menulis, "Innalillahi wainnailai rajiun. Sedih banget padahal kemarin banget masih ngonten mbahnya, pagi ini udah nggak ada."
Akun yang sama juga mengenang Mbah Leginah sebagai sosok pemberi hiburan. "Selamat jalan Mbah Leginah, terima kasih sudah menghibur yaa Mbah. Semoga Mbah Leginah ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya," lanjutnya.
Akun @tukxxxxxxxxx membagikan editan video AI yang menampilkan percakapan Mbah Leginah dengan sang cucu. "Merinding banget lihat editan video ini, percakapan Mbah Leginah kepada cucunya sebelum pergi," tulisnya.
Doa juga disampaikan akun @ninxxxxxxx, "Sugeng tindak, Mbah. Semoga diterima iman Islamnya, diampuni dosa-dosanya dan mendapat tempat yang mulia di sisi-Nya."
Akun @Rorxxxxxxx menyebut Mbah Leginah sebagai sosok yang dicintai warganet. "Sugeng tindak, Mbah Leginah, Mbah tercintanya para warganet. Swargi langgeng, Mbah," tulisnya.
Ungkapan kehilangan juga datang dari akun @afrxxx yang menyebutnya sebagai "simbah online". "Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, simbah online kita telah meninggal dunia. Suwargi langgeng nggih Mbah, matur suwun sudah menghibur kami-kami selama ini," tulisnya.
Tingkah polos, percakapan bersama cucu, serta berbagai momen yang dibagikan di media sosial membuat Mbah Leginah viral. Kini, video-video kebersamaannya dengan Refido kembali dikenang sebagai warisan digital dari sosok nenek yang pernah menghibur banyak orang.