Kadin Papua Dorong Pengusaha Manfaatkan Ekspor Lewat PLBN Skouw ke Papua Nugini

Penulis: Sofyan Basri  •  Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:50:01 WIB
Ketua Kadin Papua Jacleana Joku mendorong pelaku usaha memanfaatkan ekspor lewat PLBN Skouw ke Papua Nugini.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Papua Jacleana Joku mendorong pelaku usaha di provinsi itu memanfaatkan peluang ekspor ke Papua Nugini (PNG) yang masih terbuka lebar. Ekspor lewat jalur darat melalui PLBN Skouw disebut bisa menekan biaya sehingga harga produk bersaing. Kadin Papua juga mengajak pengusaha ikut Border Trade Fair pada 8-10 Oktober 2026 di zona netral perbatasan RI-PNG.

JAYAPURA — Nilai ekspor ke Papua Nugini yang dikirim melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw tercatat sudah mencapai Rp60 miliar. Angka itu disampaikan Ketua Kadin Papua Jacleana Joku sebagai gambaran bahwa jalur perdagangan darat antara Indonesia dan PNG terus bergerak naik.

Jacleana menyebut kenaikan terjadi karena jenis barang yang diekspor ke negara tetangga itu makin beragam. Menurut dia, tren tersebut belum menunjukkan tanda melambat.

Ekspor Lewat Jalan Darat Tekan Biaya

Pelaku usaha di Papua dinilai punya peluang besar menggarap pasar PNG tanpa harus melalui jalur laut atau udara. Jacleana menekankan jalur darat melalui PLBN Skouw sebagai keunggulan utama.

"Apalagi ekspor dapat dilakukan melalui jalan darat melalui PLBN Skouw sehingga menekan biaya dan harga yang ditawarkan bisa bersaing dengan negara lain," kata Jacleana di Jayapura.

Dengan biaya logistik yang lebih murah, produk Papua berpeluang bersaing dengan barang dari negara lain yang lebih dulu masuk ke PNG. Selama ini sebagian kebutuhan PNG memang dipasok dari Indonesia, terutama wilayah yang berbatasan langsung.

Border Trade Fair 8-10 Oktober 2026 Jadi Ajang Perkenalan Produk

Kadin Papua mengarahkan pengusaha daerah untuk ambil bagian dalam Border Trade Fair (BTF) yang digelar 8-10 Oktober 2026 di zona netral perbatasan RI-PNG. Ajang itu dipakai sebagai pintu masuk memperkenalkan produk ke calon pembeli lintas negara.

Pada rangkaian BTF 2026 juga dijadwalkan pertemuan antara pengusaha RI-PNG, khususnya Kadin Papua dengan pengusaha dari Provinsi West Sepik. Forum itu akan membahas sejumlah peluang perdagangan kedua negara.

Pertemuan tersebut diharapkan membuka jalan bagi kerja sama ekspor-impor yang lebih konkret, bukan sekadar penjajakan. Jacleana menyebut komunikasi langsung antara pelaku usaha kedua wilayah jadi kunci.

Nilai Ekspor Diproyeksi Terus Naik

Jacleana optimistis nilai ekspor ke PNG melalui PLBN Skouw akan terus bertambah. Menurut dia, pasar PNG masih menyerap banyak jenis komoditas dari Indonesia.

"Jumlah tersebut akan terus meningkat karena makin banyak jenis barang yang diekspor ke negara tersebut," kata Jacleana.

Kadin Papua belum merinci target nilai ekspor untuk periode berikutnya. Namun arah kebijakan organisasi itu jelas: mendorong pengusaha daerah masuk ke pasar PNG lewat jalur darat yang sudah tersedia.

Reporter: Sofyan Basri
Sumber: papua.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top