Alumni SMK Negeri 1 Sentani Bentuk Kepengurusan Baru, Marice Yappo Pimpin Panitia Natal dan Reuni Akbar

Penulis: Toni Haryadi  •  Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:31:01 WIB
Alumni SMK Negeri 1 Sentani menggelar rapat perdana pembentukan Badan Pengurus Alumni di Aula sekolah, Sabtu (10/10/2026).

SENTANI — Keluarga besar Alumni STM Sentani menggelar rapat perdana pembentukan Badan Pengurus Alumni di Aula SMK Negeri 1 Teknologi dan Rekayasa Sentani, Sabtu (10/10/2026). Forum yang berlangsung penuh kekeluargaan itu dihadiri puluhan alumni dari berbagai angkatan.

Agenda utama rapat menyepakati struktur kepengurusan sekaligus menyusun kepanitiaan untuk tiga acara besar: Natal, HUT sekolah, dan Reuni Akbar tahun depan. Marice Yappo dipercaya memimpin Badan Pengurus Alumni sekaligus menjadi Ketua Panitia untuk ketiga agenda tersebut.

Marice Yappo Terpilih Pimpin Badan Pengurus Alumni

Marice menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya dalam rapat perdana tersebut.

"Sebagai ketua, saya berterima kasih banyak untuk kepercayaan ini. Kita akan bekerja sama dan akan jalani dengan koordinasi yang baik," ujar Marice.

Ia menekankan pentingnya kekompakan seluruh alumni agar seluruh agenda yang direncanakan, termasuk Reuni Akbar tahun depan, dapat berjalan sukses.

"Kekompakan itu harus dijaga. Satu kegiatan bisa sukses karena adanya kekompakan. Tidak saling menjatuhkan. Kalau ada hal yang kurang, kita duduk diskusi baik-baik," katanya.

Pesan agar Tak Ada Alumni Kecil Hati soal Kepengurusan

Marice berpesan agar tidak ada alumni yang kecil hati jika belum masuk dalam struktur kepengurusan atau kepanitiaan. Ia meminta seluruh nama pengurus di masing-masing seksi segera dilengkapi dan diumumkan di grup secara transparan.

"Supaya saat kita keluar dari sini, tidak ada yang kecil hati karena tidak terpilih atau tidak masuk kepengurusan. Mari sama-sama kita kerja sama," imbuhnya.

Transparansi susunan pengurus dinilai penting agar setiap alumni mengetahui posisinya dan bisa langsung berkoordinasi dengan seksi terkait.

Etika Komunikasi di Grup WhatsApp Alumni Jadi Sorotan

Terkait etika komunikasi di grup WhatsApp alumni, Marice mengingatkan agar seluruh anggota tetap menjaga kesopanan sebagai orang dewasa.

"Kita ini sudah dewasa, bahkan ada yang sudah punya cucu. Di grup kita bicara yang penting saja. Bercanda tidak apa-apa, tapi jangan pakai kata-kata yang kurang bagus," tegasnya.

Ia pun membuka diri bagi seluruh alumni yang ingin berkoordinasi langsung, dengan menyebut tiga lokasi yang biasa ia tempati.

"Kalau mau ketemu, bisa langsung datang ke warungnya di Pasar Kampung Doyo Baru atau ke kantor Kampung sebagai Kepala Kampung Doyo Baru, kalau tidak di pasar bisa di rumah karena pastinya berada di tiga tempat tersebut. Jadi gampang untuk ketemu," pungkasnya.

Rapat Lanjutan Menyusul Usai Pendataan Panitia

Rapat perdana ditutup dengan pendataan ulang jumlah panitia di masing-masing seksi. Pendataan itu menjadi bekal untuk menyusun rapat lanjutan yang akan membahas pembagian tugas dan jadwal kerja kepanitiaan.

Sejumlah alumni yang hadir menyatakan siap membantu menyukseskan rangkaian Natal, HUT sekolah, dan Reuni Akbar yang puncaknya dijadwalkan tahun depan.

Reporter: Toni Haryadi
Sumber: beritapapua.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top