RANSIKI — Personel Kodim 1808/Mansel dan warga setempat bahu-membahu membersihkan lokasi yang akan dijadikan tempat pembangunan MCK. Pekerjaan itu mencakup pembabatan semak belukar, perapian lingkungan sekitar, hingga perataan lahan. Penyiapan lokasi dilakukan untuk memastikan proses pembangunan fasilitas sanitasi fisik berjalan tanpa kendala.
Ketersediaan MCK yang layak menjadi kebutuhan dasar yang belum sepenuhnya terpenuhi di sejumlah kampung wilayah binaan Kodim 1808/Mansel. Pembangunan fasilitas ini menyasar keluarga yang selama ini kesulitan mengakses sanitasi bersih dan sehat.
Pihak Kodim menilai kehadiran MCK baru berdampak langsung pada kualitas kesehatan lingkungan warga. Sanitasi yang memadai menekan risiko penyakit yang bersumber dari air dan kebersihan yang buruk.
Selain mengejar target fisik pembangunan, gotong royong tersebut menjadi ruang bertemu antara prajurit TNI dan warga sipil. Kehadiran personel di tengah lingkungan masyarakat diharapkan memupuk kembali budaya gotong royong yang mulai longgar.
Kegiatan karya bakti semacam ini juga dipandang meningkatkan kepedulian sosial antarwarga. Warga yang terlibat langsung dalam penyiapan lahan merasa memiliki fasilitas yang akan dibangun.
Kodim 1808/Mansel menegaskan keterlibatan jajarannya merupakan bagian tak terpisahkan dari pengabdian TNI kepada masyarakat. Melalui kolaborasi itu, Kodim berkomitmen terus hadir membantu mengatasi kesulitan rakyat.
Upaya tersebut sekaligus mendorong terwujudnya kualitas kesehatan dan lingkungan yang lebih baik di Manokwari Selatan. Kodim menyatakan komitmen itu sejalan dengan semboyan "Bersama Rakyat, TNI Kuat!".