TIMIKA — Kunjungan Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto ke Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Mimika menjadi penegasan komitmen TNI mengawal program strategis nasional bidang pendidikan di Tanah Papua. Dalam peninjauan aktivitas belajar yang turut dibantu para kadet Universitas Pertahanan (Unhan), ia menyatakan Korem 173/PVB siap menyediakan sarana olahraga untuk pembinaan fisik siswa.
Sejumlah siswa sekolah tersebut disebut memiliki minat tinggi melanjutkan pendidikan ke jenjang militer dan kedokteran. Potensi itulah yang ingin dijaga lewat pembinaan sejak dini, bukan hanya lewat jalur akademik.
Menurut Lucky Avianto, pembinaan jasmani menjadi pintu masuk agar siswa mampu bersaing di sekolah kedinasan maupun TNI. Sarana olahraga yang disiapkan Korem 173/PVB diarahkan untuk melatih kesamaptaan jasmani peserta didik.
"Adik-adik kita ini sangat berpotensi menjadi generasi emas. Kami melalui Korem 173/PVB berkomitmen memfasilitasi sarana olahraga untuk melatih kesamaptaan jasmani mereka sejak dini agar siap bersaing di sekolah kedinasan maupun TNI," tegas Letjen TNI Lucky Avianto.
Kegiatan belajar di Sekolah Rakyat Terintegrasi Mimika turut dibantu para kadet Universitas Pertahanan. Pendampingan itu dirancang mematangkan kapasitas siswa secara akademis, fisik, dan mental, bukan sekadar menuntaskan pendidikan formal.
Jajaran pendidik dan Kementerian Sosial menilai dukungan pembinaan fisik serta jaminan keamanan dari TNI-Polri menjadi kunci pembentukan mental, kedisiplinan, dan jiwa bela negara generasi muda Papua menuju Indonesia Emas 2045.
Kepala BBPPKS Regional VI Maluku dan Tanah Papua Kemensos RI, Jhon H. Mampioper, menyebut lulusan Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Mimika diproyeksikan tidak hanya menuntaskan pendidikan formal. Mereka juga disiapkan bersaing masuk perguruan tinggi kedinasan sipil dan militer pada 2028 mendatang.
Sinergi lintas instansi, termasuk pendampingan kadet Unhan, disebut menjadi bagian dari penyiapan itu. Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi Mimika, Ajeng Wulandari, berharap perhatian dari pimpinan militer dan pemerintah memacu rasa cinta tanah air serta semangat juang seluruh peserta didik.