JAYAPURA — Steve Sembra menegaskan bahwa momentum Sumpah Pemuda bukan sekadar catatan sejarah, melainkan semangat yang harus dihidupkan dalam keseharian warga. Menurutnya, perbedaan suku, bahasa, dan budaya tidak boleh menjadi penghalang untuk bersatu.
Kegiatan bakti sosial berlangsung di kawasan Jembatan Merah Youtefa, salah satu titik yang cukup ramai di Kota Jayapura. Bantuan diserahkan langsung kepada warga Kampung Enggros yang hadir di lokasi.
Steve menilai peringatan Sumpah Pemuda seharusnya tidak berhenti pada upacara dan pidato. Nilai persatuan perlu diterjemahkan ke tindakan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
"Sebagai tokoh adat, saya ingin menyampaikan bahwa Sumpah Pemuda bukan hanya sekadar sejarah, tetapi merupakan semangat yang harus kita hidupkan dalam kehidupan sehari-hari. Perbedaan suku, bahasa, dan budaya bukanlah penghalang untuk bersatu," ujarnya.
Ia juga menyoroti tanggung jawab generasi penerus dalam merawat persatuan tersebut. "Oleh karena itu, kita sebagai generasi penerus harus menjaga persatuan," katanya.
Kepada anak-anak muda Kampung Enggros, Steve berpesan agar senantiasa menghormati orang tua, menghargai tokoh adat, dan menjaga budaya warisan leluhur. Adat, menurutnya, menyimpan nilai-nilai yang tetap relevan bagi kehidupan bermasyarakat.
"Adat mengajarkan kita tentang kebersamaan, saling menghormati, gotong royong, dan hidup dalam kedamaian. Jangan sampai kemajuan zaman membuat kita melupakan identitas dan jati diri sebagai masyarakat yang memiliki adat dan budaya," tuturnya.
Ia menilai kemajuan zaman kerap menggoda generasi muda untuk meninggalkan tradisi. Karena itu, pesan adat perlu terus disampaikan dalam forum-forum seperti bakti sosial ini.
Steve menyebut pembagian sembako ini sebagai bukti bahwa semangat Sumpah Pemuda dapat diwujudkan melalui aksi nyata. Bentuknya bisa bermacam-macam, mulai dari membantu sesama, menjaga kebersihan lingkungan, hingga membangun hubungan baik antara pemuda, tokoh adat, dan masyarakat.
"Melalui kegiatan bakti sosial ini, mari kita buktikan bahwa semangat Sumpah Pemuda dapat diwujudkan melalui tindakan nyata," ucapnya.
Di akhir sambutan, Steve mengajak seluruh pemuda dan masyarakat terus menjaga persatuan, menghormati adat istiadat, serta bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik. Ia menutup dengan pesan singkat soal peran pemuda dan adat.
"Ingatlah bahwa pemuda adalah penerus masa depan, sedangkan adat merupakan warisan leluhur yang harus kita jaga," pungkasnya.