JAYAPURA — Papuani Lomo memimpin pembacaan Deklarasi Pemuda Papua Damai dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda yang berlangsung di kediaman Ondoafi Kampung Skouw Sae, Distrik Muara Tami. Kegiatan mengusung tema "Pemuda Papua Menjaga Adat, Merawat Persatuan dan Membangun Kampung Damai".
Deklarasi dibacakan di hadapan tokoh adat dan warga yang hadir. Naskah kemudian ditandatangani atas nama pemuda-pemudi Kota Jayapura.
Para pemuda menyatakan diri sebagai generasi penerus bangsa yang mencintai tanah air Indonesia. Dalam deklarasi itu mereka menegaskan empat komitmen.
Pada butir pertama, naskah deklarasi berbunyi: "Senantiasa setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di atas Tanah Papua."
Butir kedua menyatakan komitmen untuk "menolak segala bentuk kekerasan dan provokasi yang mengancam kedamaian di atas Tanah Papua."
Usai membacakan deklarasi, Papuani Lomo memimpin pembacaan teks ikrar Sumpah Pemuda. Masyarakat yang hadir mengikuti pembacaan tersebut.
"Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia. Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia," demikian bunyi ikrar tersebut.
Peringatan di Kampung Skouw Sae berlangsung dengan pembacaan deklarasi dan ikrar sebagai rangkaian utamanya. Naskah deklarasi tersimpan sebagai penanda komitmen pemuda-pemudi Kota Jayapura yang menandatanganinya.