Pencarian

Polda NTB Kerahkan 2.678 Personel Amankan MotoGP Mandalika 2026

Senin, 28 September 2026 • 20:34:31 WIB
Polda NTB Kerahkan 2.678 Personel Amankan MotoGP Mandalika 2026
Polda NTB mengerahkan 2.678 personel gabungan dalam simulasi pengamanan MotoGP Mandalika 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika.

PAPUA — Polda NTB menggelar simulasi pengamanan MotoGP Mandalika 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika, Senin (28/9), dengan menerjunkan 2.678 personel gabungan dari kepolisian, TNI, dan ITDC. Simulasi berlangsung lebih dari dua jam untuk menguji kesiapan personel menghadapi skenario gangguan keamanan terburuk jelang balapan 9-11 Oktober 2026.

Simulasi yang digelar di kawasan Sirkuit Internasional Mandalika itu melibatkan ratusan personel gabungan dari Polda NTB, TNI, dan unsur pengamanan lainnya. Sejumlah kendaraan taktis milik Polda NTB turut dikerahkan dalam latihan yang disaksikan langsung Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja bersama Direktur Operasi ITDC Troy R. Warokka.

Hadir pula pejabat lingkup Pemprov NTB, jajaran pejabat utama Polda NTB, serta sejumlah pejabat Pemkab Lombok Tengah dan instansi terkait. Simulasi menjadi bagian dari Operasi Mandalika Rinjani 2026 yang disiapkan mendukung kelancaran ajang balap roda dua bergengsi tersebut.

Enam Skenario Gangguan Keamanan Diperagakan

Simulasi menampilkan sejumlah skenario penanganan potensi gangguan keamanan, mulai dari aksi unjuk rasa, kerusuhan dan penjarahan, penghadangan tamu VIP, hingga penanganan aksi terorisme. Skenario terakhir yang diperagakan adalah penanganan dan penjinakan bom oleh tim Gegana Brimob Polda NTB.

Situasi gangguan keamanan sengaja dibuat serealistis mungkin. Tujuannya menguji sejauh mana kesiapan personel menghadapi situasi terburuk sebelum nantinya diterjunkan langsung dalam pengamanan MotoGP Mandalika.

Kapolda: 2.678 Personel Gabungan Diterjunkan

Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja menjelaskan, Polda NTB menerjunkan sebanyak 2.678 personel dari hampir semua satuan dan fungsi kepolisian. Personel gabungan TNI, ITDC, dan unsur pengamanan lain turut ambil bagian.

"Pelibatan personil pengamanan ini untuk memastikan ajang MotoGP Mandalika bisa berlangsung dengan aman," ujar Kalingga di hadapan awak media usai simulasi.

Sebelum balapan berlangsung, kepolisian menggelar sejumlah operasi cipta kondisi. Operasi Tresna Mandalika berjalan 14-27 September 2026 dengan sekitar 200 personel. Berikutnya, Operasi Cipta Mandalika digelar 28 September-4 Oktober 2026 melibatkan sekitar 500 personel.

Operasi Mandalika sendiri akan digelar 5-16 Oktober 2026. "Jadi sebelum dan sesudah MotoGP Mandalika operasi kita gelar melibatkan 2.678 personel gabungan dengan Pemprov, ITDC serta tokoh masyarakat yang turut membantu mengamankan ajang MotoGP Mandalika," sebutnya.

Seluruh Polres juga menggelar operasi untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban di masing-masing wilayah. "Kami mengantisipasi sedemikian rupa setiap risiko apalagi terjadi hal yang tidak diinginkan," tegas jenderal polisi bintang dua itu.

Sirkuit Mandalika Siap 99 Persen

Direktur Operasi ITDC Troy R. Warokka menegaskan Sirkuit Internasional Mandalika sudah siap menggelar MotoGP Mandalika 9-11 Oktober 2026. Seluruh persiapan, terutama rekomendasi dari Dorna Sport selaku penyelenggara, sudah dipenuhi dan kini tinggal menunggu pemeriksaan akhir.

"99 persen Sirkuit Internasional Mandalika sudah siap menggelar ajang balap MotoGP," tegas Troy saat dikonfirmasi di VIP Deluxe Sirkuit Internasional Mandalika, Senin (28/9).

Menurut Troy, secara schedule semua sudah sesuai. Kesiapan teknis dan non teknis yang dilakukan ITDC maupun MGPA sudah dipersiapkan, termasuk sumber daya manusia pendukung seperti volunteer hingga marshall yang tinggal eksekusi.

"Untuk sirkuit, tinggal menunggu homologasi. Tapi yang jelas kondisi sirkuit sudah layak," tandasnya.

Menggelar MotoGP bagi Sirkuit Internasional Mandalika bukan hal baru, sehingga tidak ada persiapan yang terlalu berat. Perubahan paling hanya pada event pendukung. Troy berharap gelaran MotoGP Mandalika kali ini berlangsung lebih semarak dari penyelenggaraan sebelumnya.

Soal rencana kehadiran Presiden Prabowo Subianto, Troy menyatakan pihaknya masih menunggu konfirmasi dari pemerintah pusat. Undangan resmi sudah disampaikan, dan ITDC tengah mempersiapkan segala keperluan menyambut kedatangan presiden sesuai arahan Polda NTB.

Follow jayapuraonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: suarantb.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks