Pencarian

Yayasan Papua Lestari Latih 30 Kader Sorong Cegah HIV, Malaria, dan TBC

Selasa, 06 Oktober 2026 • 15:31:31 WIB
Yayasan Papua Lestari Latih 30 Kader Sorong Cegah HIV, Malaria, dan TBC
Peserta pelatihan kader ATM mengikuti kegiatan di Sorong, Papua.

SORONG — Pelatihan kader AIDS, HIV, malaria, dan tuberkulosis (ATM) menyasar berbagai elemen masyarakat karena penanganan tiga penyakit itu tidak bisa dilakukan satu pihak saja. Koordinator Program Yayasan Papua Lestari, Hilal Achmad, menyebut kolaborasi lintas kelompok sebagai kunci menekan penularan.

Peserta yang hadir berasal dari Kota Sorong dan Kabupaten Sorong. Mereka dibekali materi dasar tentang HIV, malaria, dan TBC, ditambah keterampilan komunikasi, fasilitasi, dan advokasi untuk mendukung kerja di lapangan.

Mengapa Tokoh Agama hingga Mahasiswa Dilibatkan

Hilal menegaskan pendekatan kesehatan semata tidak cukup. Perlu ada pihak yang bisa menjangkau warga di lingkungan keluarga, organisasi, hingga komunitas masing-masing.

"Kami tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu, melalui pelatihan ini kami melibatkan berbagai stakeholder agar bersama-sama menekan penularan tiga penyakit ini di masyarakat," ujar Hilal.

Pelibatan tokoh agama dan tokoh masyarakat dinilai penting karena mereka punya pengaruh langsung di kampung dan kelurahan. Pemuda, pemudi, dan mahasiswa berperan menjangkau kelompok usia produktif yang rentan terpapar.

30 Peserta Dibekali Keterampilan Advokasi

Jumlah peserta pelatihan ini 30 orang. Selain materi kesehatan, mereka dilatih cara memfasilitasi diskusi warga dan mengadvokasi kebijakan di tingkat distrik maupun kelurahan.

Keterampilan itu dibutuhkan karena kerja pencegahan ATM sering berbenturan dengan stigma dan keterbatasan akses layanan di wilayah terpencil Papua. Kader diharapkan bisa menjadi penghubung antara warga dan fasilitas kesehatan terdekat.

Pelatihan ini juga menjadi bagian dari persiapan program yang akan dilaksanakan tahun depan. Artinya, para kader akan menjadi ujung tombak saat program berjalan.

Harapan Kader Turun Langsung ke Masyarakat

Hilal berharap ilmu yang diperoleh tidak berhenti di ruang pelatihan. Peserta diminta langsung menerapkan pengetahuan mulai dari lingkungan keluarga dan organisasi.

"Kami berharap teman-teman yang sudah dilatih dapat mengambil peran dan bersama-sama menurunkan angka tiga penyakit ini di masyarakat," pungkasnya.

Penanganan HIV, malaria, dan TBC di Papua masih menghadapi tantangan geografis dan sosial. Keterlibatan kader dari dalam masyarakat sendiri dinilai lebih efektif menjangkau warga yang selama ini sulit diakses layanan kesehatan.

Follow jayapuraonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: koreri.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks