SENTANI — Pelaksanaan TMMD ke-130 menyasar tiga jenis sasaran yang dibagi ke dalam pekerjaan fisik, non-fisik, dan program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad). Sasaran fisik berupa pengecoran jalan sepanjang 600 meter dengan lebar 3 meter. Adapun sasaran non-fisik mencakup penyuluhan kesehatan, penyuluhan pertanian, penyuluhan bela negara, dan olahraga bersama warga.
Pembukaan Lahan 1 Hektare hingga 5 Unit Bak Air
Program unggulan Kasad di Kampung Sabron Sari meliputi pembukaan lahan pertanian seluas 1 hektare untuk masyarakat setempat. Selain itu, dibangun 5 unit bak air dan 2 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Seluruh pekerjaan itu dikerjakan selama masa tugas 30 hari ke depan.
Dandim 1701/Jayapura Letkol Inf Tommy Yudistyo menyatakan, TMMD digelar meski lokasi berada dekat kawasan perkotaan Sentani. Menurutnya, wilayah tersebut masih memerlukan sentuhan pembangunan, terutama sarana dan prasarana dasar.
"Meskipun dekat perkotaan Sentani namun itu perlu sentuhan untuk melaksanakan pembangunan lewat TMMD mengingat masih banyak memerlukan sarana prasarana. Jika kita membangun disana minimal manfaatnya dirasakan masyarakat sekitar," ucap Tommy.
Anggaran Rp 1,5 Miliar dari TNI dan Pemkab Jayapura
Dana pelaksanaan TMMD ke-130 di Kampung Sabron Sari mencapai sekitar Rp 1,5 miliar. Rinciannya, Rp 579 juta bersumber dari TNI dan Rp 1 miliar dari Pemerintah Kabupaten Jayapura. Tommy menyebut total personel yang terlibat sekitar 150 orang dari Kodim 1701/Jayapura.
Bupati Jayapura dalam sambutan yang dibacakan Abdul Rahman Basri menegaskan, TMMD merupakan operasi bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektor. Pemerintah Kabupaten Jayapura bersama komponen masyarakat mendukung program itu sebagai upaya percepatan pembangunan daerah, sesuai tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negara dari Desa".
"Tujuannya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan indeks pembangunan manusia, meningkatkan kualitas keimanan, kesehatan, ketahanan pangan, wawasan kebangsaan, kesadaran bela negara, kepatuhan hukum, pola hidup sehat dan gotong – royong sehingga tercipta stabilitas keamanan untuk mendukung percepatan pembangunan khususnya di distrik Sentani Barat, kampung Sabron Sari," katanya.
Sentani Barat Jadi Fokus Percepatan Pembangunan
Distrik Sentani Barat dipilih sebagai lokasi TMMD ke-130 karena dinilai masih tertinggal dari sisi infrastruktur meski berdekatan dengan pusat pemerintahan Kabupaten Jayapura. Pembangunan jalan cor sepanjang 600 meter diharapkan memperlancar mobilitas warga Kampung Sabron Sari, khususnya untuk mengangkut hasil pertanian.
Pembukaan lahan pertanian 1 hektare dan penyuluhan pertanian menyasar langsung warga yang menggantungkan hidup dari sektor agraria. Sementara penyuluhan bela negara dan kesehatan menyasar aspek non-fisik, termasuk peningkatan kesadaran hukum dan pola hidup bersih di tingkat kampung.
Seluruh rangkaian kegiatan TMMD ke-130 dijadwalkan rampung 11 November 2026. Kodim 1701/Jayapura bersama Pemkab Jayapura akan mengevaluasi hasil pekerjaan fisik dan non-fisik setelah masa tugas berakhir.