MANOKWARI SELATAN — Personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel mengerjakan perbaikan rumah warga di Kampung Yamboi dengan memasang material dan memperbaiki konstruksi bagian depan bangunan. Peralatan sederhana dipakai personel untuk memastikan bagian rumah berdiri kokoh dan aman ditempati.
Rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) masuk dalam sasaran fisik TMMD yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Satgas berharap perbaikan memberi hunian lebih nyaman bagi keluarga penerima manfaat.
Dansatgas: Kebahagiaan Terbesar Ketika Warga Tersenyum
Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel Letkol Czi Sunandar Parius menyebut keberhasilan program tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan secara fisik. Manfaat yang dirasakan warga menjadi ukuran utama pengabdian personel.
"Kebahagiaan terbesar dalam pengabdian adalah ketika apa yang kita kerjakan mampu menghadirkan senyum bagi masyarakat. Rumah yang lebih layak dan nyaman menjadi harapan yang ingin kami wujudkan melalui kegiatan TMMD ini," ujar Sunandar dalam keterangannya, Jumat (23/10/2026).
Target Rampung Sebelum Perayaan Natal
Menjelang Natal 2026, rumah yang lebih nyaman diharapkan menjadi tempat keluarga berkumpul dan merayakan hari raya bersama orang terkasih. Personel Satgas terus melanjutkan pekerjaan hingga rehabilitasi selesai.
"Kami membangun bukan sekadar mendirikan bangunan, tetapi juga membangun harapan. Senyum bahagia masyarakat Kampung Yamboi adalah tujuan sekaligus kebanggaan Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel," kata Sunandar.
Perkuat Kerja Sama TNI dan Warga
Program TMMD di Kampung Yamboi memperkuat kerja sama antara TNI dan masyarakat melalui pembangunan yang menjawab kebutuhan warga. Rehabilitasi rumah tersebut diharapkan memberi manfaat bagi keluarga penerima dalam jangka panjang.
Kampung Yamboi berada di Distrik Ransiki, Manokwari Selatan, Papua Barat. Sasaran fisik TMMD di wilayah ini menyentuh langsung kebutuhan dasar warga, salah satunya hunian layak.