TP PKK Kabupaten Jayapura Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Libatkan 1.700 Anak PAUD dalam Pertunjukan Seni

Penulis: Sofyan Basri  •  Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:13:31 WIB

JAYAPURA — Pemeriksaan kesehatan gratis itu menjadi salah satu kegiatan utama TP PKK dalam peringatan HAN 2026. Dewi Sartika Wonda mengatakan langkah ini merupakan bentuk kepedulian terhadap pemenuhan hak anak di bidang kesehatan.

"Kemudian dalam rangka memperingati HAN 2026, kami turut melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi anak dan remaja di mana ini merupakan bentuk kepedulian bahwa tumbuh kembang anak tidak hanya ditentukan oleh kualitas pendidikan tetapi juga kesehatan yang baik," ujarnya di Jayapura, Jumat.

Apresiasi atas Renovasi Sekolah

Dewi juga mengapresiasi pemerintah daerah setempat yang telah merenovasi sejumlah sekolah. Menurutnya, perbaikan fasilitas belajar membuat anak-anak mendapatkan lingkungan yang lebih aman dan nyaman.

"Kami mengapresiasi kepada pemerintah daerah setempat yang telah melakukan renovasi sejumlah sekolah sehingga anak-anak memperoleh lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman," katanya.

Perhatian terhadap pendidikan, kata Dewi, merupakan bagian dari 10 Program Pokok TP PKK Kabupaten Jayapura. Program itu terus dijalankan bersama organisasi perangkat daerah terkait.

Pertunjukan Seni untuk 1.700 Anak PAUD

Selain pemeriksaan kesehatan, TP PKK juga menyiapkan pertunjukan seni yang melibatkan 1.700 anak PAUD. Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada 28 Juli 2027.

"Kegiatan ini bertujuan bagaimana kami memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan sekaligus membangun pengalaman positif sejak usia dini," ujar Dewi Sartika Wonda.

Ia berharap seluruh pemangku kepentingan dapat bersama-sama membangun generasi Kabupaten Jayapura yang sehat secara fisik maupun mental. “Kami seluruh pemangku kepentingan dapat bersama-sama membangun generasi Kabupaten Jayapura yang sehat secara fisik maupun mental,” katanya.

TP PKK menekankan bahwa peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat perhatian terhadap pemenuhan hak anak di bidang pendidikan, kesehatan, dan pembentukan karakter.

Reporter: Sofyan Basri
Sumber: papua.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top