BTN dan BSN Kuasai 74 Persen Penyaluran Rumah Subsidi FLPP, Tembus 67.518 Unit Hingga Juni 2026

Penulis: Toni Haryadi  •  Selasa, 28 Juli 2026 | 11:55:31 WIB
BTN dan BSN menyalurkan 67.518 unit rumah subsidi melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) hingga Juni 2026.

BTN-BSN Kuasai Pasar, Realisasi Capai 74 Persen dari Target Nasional

PAPUA — Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, mengungkapkan dari total 91.531 unit rumah subsidi yang dibiayai FLPP secara nasional, BTN dan BSN berkontribusi sebanyak 67.518 unit. Rinciannya, BTN menyalurkan untuk 44.388 unit, sementara BSN membiayai 23.130 unit. “Capaian ini menunjukkan kuatnya kapasitas, jaringan, dan pengalaman kami dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh rumah pertama,” ujar Nixon dalam keterangan resmi, Selasa (28/7/2026).

Dengan porsi 74 persen, BTN dan BSN menjadi dua lembaga keuangan dengan realisasi tertinggi di antara seluruh mitra penyalur FLPP. Pencapaian ini memperkuat posisi holding BUMN perumahan sebagai tulang punggung program pemerintah di sektor perumahan rakyat.

Skema Konvensional dan Syariah Jadi Andalan MBR

Nixon menambahkan, kombinasi antara layanan konvensional di BTN dan layanan syariah di BSN memberi fleksibilitas bagi masyarakat. “Kami melayani segmen MBR dengan dua skema sekaligus, sehingga calon pembeli bisa memilih sesuai preferensi,” jelasnya. Strategi ini dinilai efektif mempercepat target kepemilikan rumah pertama bagi kelompok masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses pembiayaan perbankan.

Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan merupakan skema subsidi dari pemerintah yang dikelola BP Tapera. Melalui program ini, MBR bisa mendapatkan rumah dengan cicilan ringan dan tenor panjang. Dominasi BTN dan BSN di sektor ini menunjukkan perbankan milik negara masih menjadi andalan utama dalam menyalurkan subsidi perumahan nasional.

Target ke Depan: Percepatan Penyaluran di Semester II

Dengan realisasi 67.518 unit di paruh pertama 2026, BTN dan BSN diprediksi terus mengakselerasi penyaluran di semester kedua. Pemerintah menargetkan FLPP dapat membiayai lebih dari 200.000 unit rumah subsidi setiap tahun. Posisi BTN sebagai bank dengan portofolio kredit perumahan terbesar di Indonesia menjadikannya ujung tombak dalam mencapai target tersebut.

Ke depan, Nixon memastikan pihaknya akan terus memperkuat sinergi dengan pengembang dan BP Tapera. “Kami optimistis bisa mempertahankan pangsa pasar ini, sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi MBR di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Reporter: Toni Haryadi
Sumber: idxchannel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top