WAMENA — Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyaksikan laga tinju profesional bergengsi di Wamena. Pertandingan yang mempertemukan juara kelas menengah super World Boxing Council (WBC) Kontinental Asia kelas 76 kg, Geisler Ap, melawan petinju asal Sumatera Utara, Bambang Rusiadi, dijamin tanpa dipungut biaya.
Ketua Panitia tinju profesional dan kejuaraan daerah (Kejurda) Tinju Amatir se-Papua Pegunungan tahun 2026, Darmanto, menyampaikan kepastian ini setelah berkomunikasi langsung dengan Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo. "Tontonan tinju profesional itu tidak dipungut biaya sepersen pun dan masyarakat bisa menonton secara gratis," ujarnya di Wamena, Minggu.
Sebelum duel utama Geisler Ap melawan Bambang Rusiadi, panitia juga menyiapkan tiga pertandingan amatir. Rangkaian ini masuk dalam Kejurda Tinju Amatir se-Papua Pegunungan yang digelar di lokasi yang sama, Kompleks Gedung Sekolah Minggu GKI Bethlehem.
Darmanto yang juga menjabat Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Papua Pegunungan menuturkan, penyelenggaraan kejurda ini menjadi bagian penting dari pembinaan atlet muda. Ia berharap ajang ini menjadi wadah untuk melahirkan petinju-petinju baru yang bisa mengharumkan nama daerah di pentas profesional, seperti yang dilakukan Geisler Ap.
Darmanto mengungkapkan bahwa Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, memiliki latar belakang sebagai mantan petinju. Karena itu, dukungan terhadap pembinaan tinju amatir di daerah ini dinilai sangat kuat.
"Bapak gubernur sendiri adalah mantan petinju, sehingga beliau harapkan pembinaan tinju amatir terus dilaksanakan sehingga dapat melahirkan petinju-petinju profesional seperti Geisler Ap yang dapat mengharumkan nama daerah bahkan negara di dunia tinju profesional," kata Darmanto.
Panitia menyampaikan apresiasi kepada Komite Tinju Profesional Indonesia (KTPI) yang telah menunjuk Papua Pegunungan sebagai tuan rumah penyelenggara kegiatan ini. Penunjukan ini dinilai sebagai penyemangat bagi perkembangan olahraga tinju di wilayah Pegunungan Tengah Papua.
"Kegiatan ini akan menjadi penyemangat dan mendorong olahraga tinju di daerah ini," ujar Darmanto menambahkan.
Dengan digratiskannya tiket masuk, panitia berharap animo masyarakat Wamena dan sekitarnya untuk menyaksikan langsung aksi petinju kebanggaan Papua Pegunungan ini semakin besar. Laga ini juga menjadi momentum strategis untuk mempopulerkan olahraga tinju di tengah masyarakat.