Pemkot Jayapura Salurkan 210 Paket Bantuan Pangan untuk Warga Muara Tami, Lengkap dengan 4.000 Bibit Pinang dan 1.000 Bibit Sagu

Penulis: Vicky Prasetya  •  Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:10:31 WIB
Pemkot Jayapura menyalurkan 210 paket bantuan pangan kepada warga Distrik Muara Tami, berisi telur, minyak goreng, sarden, kornet, kacang hijau, garam, dan gula.

JAYAPURA — Paket bantuan yang dibagikan berisi telur, minyak goreng, sarden, kornet, kacang hijau, garam, dan gula. Penyaluran ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat di wilayah perbatasan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Kota Jayapura, Gerardus Ikanubun, mengatakan bantuan ini tidak hanya berhenti pada pemenuhan kebutuhan pokok warga. Pemerintah kota juga menyerahkan 4.000 bibit pinang dan 1.000 bibit sagu kepada empat kelompok tani yang tersebar di Kampung Skouw Sae, Skouw Mabo, dan Yambe.

Dukungan Sarana Produksi untuk Kelompok Tani

Selain bibit tanaman, delapan kelompok tani di Skouw Yambe, Skouw Mabo, Koya Barat, dan Holtekamp menerima paket pupuk urea, pupuk NPK, serta benih padi, cabai, dan tomat. Masing-masing kelompok mendapatkan satu paket sarana produksi tersebut.

Pemerintah kota juga mengalokasikan 1.000 kilogram benih bawang merah untuk empat kelompok tani di Kampung Skouw Sae, Skouw Mabo, Koya Koso, dan Holtekamp. Langkah ini diharapkan mampu mendorong produktivitas pertanian lokal secara signifikan.

Target: Kesejahteraan Petani yang Berkelanjutan

Gerardus menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang bagi para petani di Distrik Muara Tami. "Kami berharap melalui penyaluran bantuan ini produktivitas pertanian semakin meningkat, ketahanan pangan masyarakat juga semakin kuat, serta kesejahteraan para petani di Distrik Muara Tami dapat terus berkembang secara berkelanjutan," ujarnya di Jayapura, Senin.

Distrik Muara Tami merupakan salah satu wilayah penyangga pangan bagi Kota Jayapura. Dengan adanya tambahan bibit dan sarana produksi, pemerintah kota berharap ketergantungan pasokan pangan dari luar daerah dapat berkurang secara bertahap.

Bantuan ini menjadi bagian dari program intervensi pemerintah daerah untuk memastikan akses pangan tetap terjaga, terutama bagi masyarakat di kampung-kampung yang berada di kawasan perbatasan negara.

Reporter: Vicky Prasetya
Sumber: papua.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top