JAYAPURA — Perempuan kelahiran Jayapura itu menempuh pendidikan S2 di Boston University setelah mendapatkan beasiswa LPDP usai menyelesaikan studi S1 di IPDN Sumedang, Jawa Barat. Yuna mulai serius belajar bahasa Inggris saat duduk di bangku kuliah, bukan sejak sekolah dasar.
Sebelum ke Amerika Serikat, Yuna melewati jalur pendidikan yang berpindah-pindah. SD dan SMP diselesaikannya di Jayapura, lalu SMA ditempuh di Malang, Jawa Timur.
Hingga lulus SMA, Yuna mengaku belum menguasai bahasa Inggris dengan baik. Kesadaran belajar bahasa asing itu muncul saat ia menjalani kuliah di IPDN.
"Jadi sebenarnya kunci untuk anak-anak Papua atau anak-anak Indonesia pada umumnya untuk memperluas koneksi atau peluang itu sebenarnya dari bahasa Inggris," ujar Yuna dalam siniar To The Point Aja yang tayang di YouTube SindoNews.
Pernyataan itu ia sampaikan saat menceritakan pengalamannya menempuh pendidikan di luar negeri. Yuna juga membahas hal-hal ideal yang perlu dilakukan untuk membangun Papua.
Yuna lahir dan besar di Jayapura. Ia menempuh SD dan SMP di kota kelahirannya sebelum melanjutkan SMA ke Malang.
Setelah lulus SMA, Yuna kuliah S1 di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Sumedang, Jawa Barat. Lulus dari IPDN, ia mendapatkan beasiswa LPDP dan melanjutkan studi S2 di Boston University.
Perjalanan itu menunjukkan bahwa akses pendidikan tinggi ke luar negeri bisa dijangkau anak Papua melalui jalur beasiswa. LPDP menjadi salah satu pintu yang ia manfaatkan.
Dalam siniar tersebut, Yuna menekankan pentingnya kemampuan berbahasa Inggris untuk memperluas jaringan. Menurutnya, keterampilan itu membuka peluang yang lebih besar, termasuk studi ke luar negeri.
Pengalaman Yuna sekaligus menggambarkan bahwa perjalanan pendidikan tidak harus linear. Ia baru fokus belajar bahasa Inggris setelah masuk bangku kuliah, bukan sejak sekolah dasar.
Kisah Yuna menjadi salah satu contoh anak Papua yang menempuh pendidikan tinggi di luar negeri melalui beasiswa. Ia kini berbagi pengalaman itu melalui kanal siniar yang tayang di YouTube SindoNews.