PAPUA — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menempati posisi ketiga dalam daftar Top 10 Danantara Indonesia CX100 BUMN 2026, ajang pengukuran kualitas layanan perusahaan pelat merah yang digelar di Jakarta pada Selasa (13/10). Pencapaian ini menandai hasil transformasi BRIVolution Reignite yang menempatkan nasabah sebagai pusat perubahan bisnis perseroan. Bagi nasabah, posisi ini menjadi sinyal bahwa standar layanan BRI di seluruh jaringan dinilai konsisten oleh publik.
Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyebut penghargaan itu sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan masyarakat. Menurutnya, kualitas layanan tidak berhenti pada kecepatan transaksi atau kemudahan akses perbankan.
"Bagi BRI, kualitas layanan bukan sekadar tentang kecepatan transaksi atau kemudahan akses perbankan, melainkan bagaimana setiap interaksi mampu memberikan pengalaman yang positif dan menciptakan nilai tambah bagi nasabah," ujar Hery dalam keterangan resmi perseroan.
Ia menambahkan, pengakuan ini menjadi validasi atas arah transformasi BRIVolution Reignite yang terus dijalankan BRI, sekaligus motivasi memperkuat standar layanan di seluruh jaringan perseroan.
Danantara Indonesia CX100 merupakan inisiatif Danantara untuk mengukur kualitas pengalaman pelanggan BUMN secara menyeluruh. Penilaiannya berbasis perspektif publik, bukan sekadar data internal perusahaan.
Ada tiga pilar utama yang dipakai sebagai indikator. Pertama, effectiveness atau ketepatan layanan. Kedua, ease atau kemudahan layanan. Ketiga, emotion atau kenyamanan pelanggan.
Kombinasi ketiganya menilai apakah sebuah BUMN mampu menghadirkan layanan yang andal secara operasional sekaligus memberi pengalaman positif bagi masyarakat. BRI berada di posisi ketiga dari 10 besar BUMN dengan layanan terbaik secara nasional.
Chief Operating Officer Danantara Indonesia Dony Oskaria menegaskan, peningkatan kualitas pelayanan adalah fondasi penting untuk memperkuat daya saing dan keberlanjutan BUMN. Menurutnya, keberhasilan transformasi BUMN tidak hanya tercermin dari kinerja keuangan.
"Transformasi BUMN berawal dari kesamaan pandangan bahwa pelayanan merupakan fondasi keberlanjutan perusahaan. Dengan komitmen bersama para pemimpin di BUMN, kita ingin membangun pengalaman yang baik pada setiap titik interaksi dengan pelanggan," ujar Dony.
Dony menekankan, sebagai perusahaan milik negara, BUMN bertanggung jawab memastikan masyarakat merasakan manfaat nyata dari kualitas layanan yang diberikan. Semangat itu sejalan dengan komitmen Danantara mendorong budaya Melayani Sepenuh Hati di seluruh BUMN.
Penguatan layanan menjadi bagian integral transformasi BRIVolution Reignite. Transformasi ini tidak hanya mengejar produktivitas dan efisiensi operasional, tetapi juga membangun budaya kerja yang lebih responsif dan adaptif terhadap kebutuhan nasabah.
BRI memandang kualitas layanan sebagai fondasi perannya sebagai bank yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Layanan yang makin mudah diakses mendorong masyarakat masuk ke sistem keuangan formal.
Efek lanjutannya, pelaku UMKM memperoleh peluang meningkatkan kapasitas usaha dan mengembangkan aktivitas ekonomi secara berkelanjutan. Inklusi keuangan jadi pintu masuk bagi nasabah kecil untuk naik kelas.
"Kepercayaan nasabah merupakan aset terpenting bagi BRI. Karena itu, penghargaan ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan secara konsisten," pungkas Hery.
BRI menyatakan akan terus bertransformasi menjadi institusi keuangan yang kompetitif dan inklusif. Posisi ketiga dalam CX100 BUMN 2026 menjadi tolok ukur awal, sekaligus tekanan untuk mempertahankan standar layanan di periode penilaian berikutnya.