JAYAPURA — Sosialisasi yang digelar Dinas Pendidikan Kota Jayapura menyasar mahasiswa Port Numbay dan OAP yang menempuh studi, baik di Kota Jayapura maupun di luar Jayapura. Yopi Yoram Hanuebi menegaskan sosialisasi perlu dilakukan sebelum bantuan disalurkan agar mahasiswa memahami mekanismenya.
“Besaran bantuan studi ini akan disesuaikan dengan anggaran yang tersedia. Mengingat banyaknya jumlah mahasiswa, sosialisasi ini penting untuk memberikan informasi kepada mereka sebelum bantuan beasiswa disalurkan,” ujar Yopi.
Yopi menyebut sumber dana beasiswa berasal dari Dinas Pendidikan Kota Jayapura untuk tahun anggaran 2026. Karena itu, jumlah penerima dibatasi sesuai ketersediaan anggaran.
“Sekali lagi, bantuan ini sangat terbatas karena disesuaikan dengan besaran anggaran yang tersedia,” tegasnya.
Target penerima ditetapkan 100 hingga 125 mahasiswa, mencakup kalangan Port Numbay maupun OAP. Penyaluran direncanakan berlangsung pada akhir Oktober atau awal November mendatang.
Tujuan bantuan adalah menunjang pendidikan mahasiswa Port Numbay dan OAP. Cakupannya tidak hanya mahasiswa yang berkuliah di Kota Jayapura, tetapi juga yang menempuh studi di luar Jayapura.
“Adapun tujuan dari bantuan ini adalah untuk menunjang pendidikan mahasiswa Port Numbay dan OAP yang menempuh studi di Kota Jayapura maupun di luar Jayapura,” pungkas Yopi.
Yopi meminta mahasiswa yang menerima bantuan memanfaatkannya untuk kepentingan studi. Ia berharap dana tersebut tidak disalahgunakan.
“Kiranya setelah menerima bantuan, para mahasiswa kita dapat menggunakannya sebaik-baiknya untuk kepentingan studi mereka,” ungkapnya.
“Harapannya, dana tersebut dapat dipergunakan sebaik mungkin untuk kepentingan pendidikan para mahasiswa kami dari kalangan Port Numbay maupun OAP,” tambahnya.