Replit Hentikan Kerja Sama dengan Anthropic, Beralih ke Model OpenAI

Penulis: Sofyan Basri  •  Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:05:31 WIB
CEO Replit Amjad Masad mengumumkan penghentian kemitraan dengan Anthropic dan peralihan ke model OpenAI.

PAPUA — Platform AI coding Replit resmi mengakhiri kemitraan dengan Anthropic dan kini mengandalkan model dari OpenAI untuk menjalankan produknya. CEO Amjad Masad menyebut keputusan diambil karena alasan biaya, performa model, dan strategi kemitraan yang dinilai lebih menguntungkan. Langkah ini mengubah peta persaingan penyedia infrastruktur AI bagi startup pengembang aplikasi.

Keputusan penghentian kerja sama diumumkan langsung oleh CEO sekaligus co-founder Replit, Amjad Masad, saat tampil di panggung TechCrunch Disrupt. Replit sebelumnya dikenal sebagai salah satu pengguna setia model Claude milik Anthropic untuk menggerakkan platform cloud-based software development mereka.

Masad menyebut ada sejumlah pertimbangan yang mendasari langkah tersebut, mulai dari efisiensi biaya hingga hasil evaluasi performa model. Replit sendiri sudah mengumumkan kemitraan dengan OpenAI pada Agustus, meski saat itu tidak ada indikasi bahwa kerja sama dengan Anthropic turut berakhir.

Alasan di Balik Peralihan ke OpenAI

Dalam sesi wawancara tersebut, Masad menilai model dari OpenAI kini lebih unggul untuk kebutuhan pengembangan aplikasi. Replit menggunakan benchmark internal untuk mengukur performa model, di samping benchmark publik yang mereka rilis sendiri.

"Saya rasa ChatGPT sekarang lebih baik," ujar Masad, seraya menyebut model Sol dan Astra konsisten tampil lebih baik dalam membangun aplikasi vibe-coded dari nol.

Ia menegaskan keputusan ini bukan semata soal harga. Kombinasi antara biaya, bentuk kemitraan, dan kualitas performa model disebutnya sebagai tiga faktor utama yang membuat OpenAI dinilai sebagai mitra yang lebih tepat untuk saat ini.

Bantahan dari Pihak Internal

Klaim Masad tidak sepenuhnya sejalan dengan keterangan sejumlah pihak yang mengetahui detail kemitraan Replit dan Anthropic. Satu sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan menyatakan kerja sama keduanya masih berjalan.

Bukti di situs resmi, blog, dan media sosial Replit juga menunjukkan perusahaan masih memakai produk Anthropic hingga beberapa pekan terakhir. Sebuah unggahan blog pada akhir September menyebut model Claude Fable 5 dan Claude Fable 5.1 masih beroperasi di lingkungan produksi Replit Agent.

Pada periode yang sama, seorang karyawan produk Replit sempat membagikan pengalaman menggunakan model unggulan Opus 5.5 di platform X dan mempromosikan kemampuannya. TechCrunch telah menghubungi Replit untuk meminta klarifikasi atas perbedaan keterangan ini.

Pertumbuhan Bisnis dan Sektor Enterprise

Di panggung yang sama, Masad membeberkan pergeseran komposisi pendapatan Replit. Tahun lalu, kontrak enterprise hanya menyumbang sekitar 2% dari total pendapatan perusahaan.

Angka itu melonjak tahun ini menjadi sekitar 15%. Lebih dari separuh pendapatan Replit kini berasal dari segmen B2B, meski perusahaan belum membuka nilai ARR secara resmi.

Replit menjual platform pengembangan perangkat lunak berbasis cloud yang memungkinkan pengguna membangun dan merilis aplikasi langsung dari browser. Kemitraan dengan Anthropic sebelumnya disebut berperan besar dalam mendorong pertumbuhan pendapatan perusahaan.

Soal Keamanan dan Habitat untuk Agen AI

Masad juga menyinggung pentingnya rancangan keamanan yang matang bagi agen AI. Menurutnya, agen membutuhkan lingkungan kerja yang layak, layaknya manusia yang butuh kantor nyaman, makanan, pendingin ruangan, dan komputer.

Lingkungan tersebut mencakup orkestrasi yang baik, pemulihan error, keamanan dan sandboxing, jaringan, hingga identitas dan otorisasi. Jika semua elemen itu sudah tertata, barulah perusahaan bisa menerapkan AI secara aman.

Pergeseran mitra model AI di level platform seperti Replit menjadi sinyal bahwa persaingan penyedia infrastruktur AI kini tidak hanya soal kualitas model, tetapi juga biaya dan kemitraan jangka panjang.

Reporter: Sofyan Basri
Sumber: techcrunch.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top