Pos Indonesia Jayapura Perluas Layanan ke Pegunungan Papua, Nduga Jadi Titik Awal

Penulis: Toni Haryadi  •  Senin, 19 Oktober 2026 | 20:31:31 WIB
Pemerataan layanan pos di wilayah pegunungan Papua dimulai dari Kabupaten Nduga melalui skema layanan pos universal.

JAYAPURA — Executive General Manager Kantor Pos Jayapura Yudi Bayu Wardhana menyatakan pemerataan layanan pos menjadi salah satu upaya menjangkau masyarakat di wilayah pegunungan Papua. Menurut dia, Kabupaten Nduga masuk dalam rencana pengembangan layanan melalui skema layanan pos universal (LPU).

Skema itu dipilih agar pelayanan lebih dekat ke masyarakat pedalaman. Selama ini, warga di sejumlah kabupaten pegunungan harus menempuh perjalanan jauh untuk mengirim atau menerima kiriman.

Empat Kabupaten Lain Masih Tanpa Kantor Pos

Selain Nduga, ada empat wilayah yang belum memiliki kantor pos, yakni Kabupaten Yalimo, Tolikara, Mamberamo Raya, dan Mamberamo Tengah. Keempatnya masuk dalam rencana pengembangan layanan yang sedang disiapkan Pos Jayapura.

"Selain Nduga, Kabupaten Yalimo, Tolikara, Mamberamo Raya, dan Mamberamo Tengah juga belum memiliki kantor pos. Sehingga ini juga akan menjadi perhatian kami dalam rencana pengembangan layanan," ujar Bayu di Jayapura, Senin.

Rekrut Petugas dari Warga Lokal

Pemanfaatan mitra lokal menjadi strategi utama mendekatkan pelayanan ke daerah yang sulit dijangkau. Perekrutan petugas dari masyarakat setempat dinilai lebih efektif karena mereka memahami kondisi medan dan kebutuhan warga.

"Perekrutan petugas dari masyarakat lokal menjadi salah satu pendekatan yang digunakan untuk mendukung pelayanan di wilayah pegunungan Papua," katanya.

Pendekatan itu sekaligus membuka peluang kerja bagi warga kampung di sekitar titik layanan. Pos Indonesia berharap model kemitraan serupa bisa direplikasi ke kabupaten lain dengan karakter geografis serupa.

Akses Kiriman Warga Pedalaman Jadi Prioritas

Perluasan layanan diharapkan mempermudah akses pengiriman barang bagi masyarakat pegunungan. Selama ini, keterbatasan transportasi membuat biaya kirim ke pedalaman jauh lebih mahal dibanding ke wilayah perkotaan.

"Itu artinya layanan pos tidak terpusat di wilayah perkotaan saja tetapi juga menjangkau masyarakat di pedalaman Papua," ujarnya.

Bayu menambahkan pemerataan pelayanan publik yang lebih baik menjadi target jangka panjang. Pos Jayapura belum merinci jadwal operasional mitra di Nduga maupun tenggat pengembangan di empat kabupaten lainnya.

Reporter: Toni Haryadi
Sumber: papua.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top