Pengurus OMK Paroki Santa Theresia Buti-Merauke Dilantik, Pastor Matruty Minta Pengurus Siap Dibentuk Jadi Alat Tuhan

Penulis: Reza Maulana  •  Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:31:01 WIB
Pengurus OMK Paroki Santa Theresia Buti-Merauke dilantik dalam perayaan misa yang dipimpin Pastor Simon Petrus Matruty.

MERAUKE — Sekretaris DPP Paroki Santa Theresia Buti, Krispinus Palobo, membacakan nama-nama pengurus OMK sebelum mereka maju dan berjejer di depan altar. Sejumlah pengurus lingkungan yang mengenakan baju putih juga ikut dilantik dalam kesempatan yang sama.

Pelantikan dipimpin Pastor Simon Petrus Matruty, yang sekaligus mereciki para pengurus dengan air berkat. Perayaan misa itu juga diwarnai koor dari Lingkungan Cicilia yang tampil hidup.

Susunan Kepengurusan OMK Periode 2026-2029

Pastor Simon Petrus Matruty didapuk sebagai pelindung kepengurusan. Pengarah dijabat Ketua DPP Paroki Santa Theresia Buti, Isak Layan, dengan pendamping OMK Leonita Karolina Apay dan Lousyana Soway Manufandu.

Yustinus Kosmas Sanam memimpin sebagai Ketua OMK, didampingi Vito Lutur Masela sebagai Wakil Ketua. Ana Maria Salome Kaize mengisi posisi Sekretaris dan Fransiska Kembiwag Gebze sebagai Bendahara.

Bidang kerohanian dikoordinir Maria Emestina Rahanau dengan anggota Noveliana Fasa. Bidang organisasi dan kaderisasi dipegang Fransiska Maria Goreti Mahuze sebagai koordinator, dibantu Katarina Debora Gebze.

Bidang sosial dan kemasyarakatan dikoordinir Novita Pakaya bersama dua anggota, Yuliana Gebze dan Yosefta Karetkon. Bidang minat, bakat dan olahraga dikoordinir Fidelis Faisal Mahuze dengan anggota Abraham Mahuze.

Bidang komunikasi, informasi dan dokumentasi dipimpin Asmarita Soputan, dibantu Rehila dan Martina Susi Susanti Samkakai.

Pesan Pastor: Siap Dibentuk Meski Kadang Sakit

Ditemui usai perayaan misa, Pastor Simon Petrus Matruty meminta pengurus OMK selalu menjadi alat Tuhan. Menurut dia, menjadi alat Tuhan berarti siap dibentuk oleh Tuhan melalui cara-Nya.

"Itu berarti siap dibentuk oleh Tuhan. Ketika dibentuk, kadang sakit tetapi ujung-ujungnya akan bagus," ujarnya.

Pastor Matruty mengibaratkan proses itu seperti patung yang dipahat manusia. Patung tersebut dibentuk, diukir, bahkan dilukai, tetapi pada waktunya menghasilkan bentuk yang bagus.

"Jadi saya harap kepengurusan OMK Paroki Santa Theresia Buti-Merauke seperti demikian," pintanya.

Sejalan dengan Visi Gereja untuk Orang Muda

Menjadi alat Tuhan, kata Pastor Matruty, juga berarti siap berguna untuk pelayanan kepada orang muda di paroki. Arah pelayanan itu sejalan dengan visi gereja agar orang muda menjadi pribadi yang baik dan sehat secara rohani, mental, fisik, serta emosi.

Kepengurusan baru OMK Paroki Santa Theresia Buti-Merauke kini memikul tugas menjalankan program pelayanan selama tiga tahun ke depan. Pelantikan pengurus lingkungan yang tertunda turut menutup rangkaian administrasi kepengurusan di paroki tersebut.

Reporter: Reza Maulana
Sumber: suryapapua.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top