MERAUKE — Personel Polsek Tanah Miring turun langsung ke ruas jalan SP.9 hingga Salor untuk memantau kondisi kabut asap yang menutup badan jalan. Fenomena cuaca itu terpantau sejak Kamis, 22 Oktober 2026, sekitar pukul 16.00 WIT.
Kepala Jaga Regu 3 Polsek Tanah Miring, Aiptu Agung Riwidodo, menyebut kabut pekat membuat jarak pandang pengendara sangat terbatas. Menurutnya, pandangan ke depan hanya menembus beberapa meter saja.
Jarak Pandang Terbatas, Pengendara Diminta Tidak Memaksakan Diri
Dalam kondisi tersebut, petugas mengingatkan pengendara roda dua maupun roda empat untuk memperlambat laju kendaraan. Pengguna jalan juga diminta menjaga jarak aman antarkendaraan dan menyalakan lampu utama.
Agung menegaskan pengendara sebaiknya tidak memaksakan diri melintas bila jarak pandang sudah tidak memungkinkan. Imbauan itu berlaku di sepanjang jalur SP.9 hingga Salor.
"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu waspada dan berhati-hati saat melintas di sepanjang jalan SP.9 hingga Salor. Utamakan keselamatan, kurangi kecepatan, dan pastikan kondisi jalan aman untuk dilalui," kata Agung, di lokasi.
Polsek Tanah Miring Siagakan Personel di Titik Rawan
Jajaran Polsek Tanah Miring diterjunkan langsung ke titik-titik yang terdampak kabut. Langkah itu diambil agar pengendara mendapat peringatan dini sebelum memasuki kawasan dengan jarak pandang terbatas.
Hingga imbauan dikeluarkan, belum ada laporan kecelakaan akibat kabut asap di ruas jalan tersebut. Petugas masih memantau pergerakan kendaraan di sepanjang jalur SP.9 hingga Salor.
Pengguna jalan yang hendak melintas diimbau memeriksa kondisi kendaraan, terutama lampu utama, sebelum berangkat. Keselamatan menjadi prioritas utama selama kabut asap masih menyelimuti kawasan Tanah Miring.