Pencarian

SPBU Khusus Petani Pertama di Indonesia Diresmikan di Merauke, Dukung Lumbung Pangan Papua Selatan

Sabtu, 26 September 2026 • 05:32:01 WIB
SPBU Khusus Petani Pertama di Indonesia Diresmikan di Merauke, Dukung Lumbung Pangan Papua Selatan
Peresmian SPBU khusus petani di Distrik Tanah Miring, Merauke, oleh Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze.

MERAUKE — SPBU khusus petani yang berdiri di SPBU PT Bunda Yeni Sulistyawati, Distrik Tanah Miring, diresmikan langsung oleh Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze. Pendirian fasilitas ini menindaklanjuti kunjungan Menteri Pertanian Amran Sulaiman ke Merauke pada 4 Juli 2026.

Peresmian turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Merauke, manajemen Pertamina Patra Niaga perwakilan Maluku dan Papua, serta sejumlah penyuluh pertanian. SPBU ini menyasar petani yang selama ini kesulitan mengakses BBM bersubsidi untuk mengoperasikan traktor dan alat mesin pertanian.

Mengapa SPBU Ini Dibangun di Merauke

Merauke berperan sebagai salah satu kawasan lumbung pangan nasional, terutama untuk Indonesia Timur. Akses BBM bersubsidi yang lebih dekat diharapkan mempercepat pengolahan lahan hingga masa tanam.

Perwakilan Pertamina Patra Niaga menyebut pendirian SPBU ini bagian dari penguatan jaringan penyaluran BBM bersubsidi di wilayah sentra pangan. Pengoperasian traktor dan alsintan lain dinilai bergantung pada ketersediaan bahan bakar yang tepat waktu.

Pesan Bupati: Subsidi Harus Tepat Sasaran

Yoseph menegaskan keberadaan SPBU ini sebagai bentuk kehadiran negara bagi petani di lapangan.

"SPBU ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk melayani petani dan menjawab kebutuhan petani, khususnya dalam memperoleh BBM untuk mendukung kegiatan pertanian," ujarnya, Jumat (25/9/2026).

Ia juga meminta pengawasan diperketat agar tidak ada penyelewengan BBM bersubsidi. Menurutnya, subsidi harus benar-benar diterima petani yang berhak.

Bantuan Rp 1,33 Triliun untuk Papua Selatan

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan pemerintah menggelontorkan bantuan sektor pertanian senilai Rp 1,33 triliun untuk Provinsi Papua Selatan. Bantuan diserahkan saat Gerakan Tanam Optimalisasi Lahan (Oplah) dan Cetak Sawah Rakyat (CSR).

"Total bantuan untuk Papua Selatan tahun 2026 mencapai Rp1,33 triliun. Semua bantuan ini untuk masyarakat, untuk meningkatkan produksi sekaligus kesejahteraan petani," kata Amran.

Dukungan tersebut meliputi pembangunan lahan dan irigasi, alsintan, benih, pupuk, pestisida, serta pengembangan tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan.

Sinergi Pusat-Daerah di Lumbung Pangan

Beroperasinya SPBU khusus petani ini memperkuat sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, Pertamina, penyuluh, Brigade Pangan, dan petani Merauke. Fasilitas serupa diharapkan menyusul di titik lain kawasan lumbung pangan.

Keberlanjutan produksi pangan di Merauke menjadi penopang ketahanan pangan nasional. Pemerintah menargetkan modernisasi pertanian di Papua Selatan berjalan lebih cepat dengan akses energi yang lebih murah dan terjangkau.

Follow jayapuraonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: idxchannel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks