Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menyerahkan bantuan 500 ukulele guna mendukung penyelenggaraan Festival Budaya Biak Melanesia di Kabupaten Biak Numfor. Bantuan alat musik itu diserahkan pada Kamis (1/10) dan akan dimainkan anak-anak sekolah dalam rangkaian pembukaan festival yang dijadwalkan berlangsung 17–21 Oktober 2026. Pemerintah Provinsi Papua menyebut dukungan tersebut sebagai bagian dari penguatan panggung kebudayaan lintas wilayah di Tanah Papua.
JAYAPURA — Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menyerahkan 500 ukulele kepada Pemerintah Kabupaten Biak Numfor untuk mendukung Festival Budaya Biak Melanesia. Penyerahan dilakukan pada Kamis (1/10), beberapa hari sebelum rangkaian acara dimulai 17–21 Oktober 2026.
Bantuan tersebut, menurut Matius, merupakan bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Papua terhadap penyelenggaraan festival yang melibatkan berbagai daerah di Tanah Papua.
"Bantuan alat musik tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Papua terhadap penyelenggaraan festival yang melibatkan berbagai daerah di Tanah Papua," kata Matius di Jayapura, Jumat (2/10).
500 Ukulele Dimainkan Anak Sekolah di Pembukaan Festival
Matius menyebut ukulele yang diserahkan akan digunakan dalam rangkaian pembukaan festival dan dimainkan oleh anak-anak sekolah. Ia menegaskan penyerahan itu dilakukan langsung pada Kamis (1/10).
"Pada Kamis (1/10) saya menyerahkan 500 ukulele di mana nantinya akan digunakan dalam rangkaian pembukaan festival dan dimainkan oleh anak-anak sekolah," ujarnya.
Menurut Matius, kehadiran Festival Budaya Biak Melanesia tidak hanya menjadi ruang untuk menampilkan kebudayaan Biak. Festival itu juga mempertemukan beragam budaya dari Papua Raya, daerah lain di Indonesia, hingga negara-negara Pasifik.
Wakil Bupati Biak Numfor Sebut Bantuan untuk Anak Didik
Wakil Bupati Biak Numfor Jimmy Carter Rumbarar Kapissa menilai bantuan tersebut sebagai bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Papua terhadap pelaksanaan festival. Ia menyampaikan terima kasih atas nama pemerintah daerah dan masyarakat, terutama anak-anak didik.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dan masyarakat, terlebih anak-anak didik, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur Papua yang telah memberikan bantuan 500 ukulele," katanya.
Jimmy menyebut Festival Budaya Biak Melanesia tahun ini memiliki cakupan lebih luas dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya yang masih menggunakan nama Festival Budaya Biak.
Peserta dari NTB, NTT, Maluku, hingga Negara Pasifik
Selain menampilkan budaya Biak, festival tahun ini akan menghadirkan perwakilan dari berbagai wilayah Papua Raya. Sejumlah daerah di Indonesia turut diundang, antara lain Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Maluku Utara.
"Di mana selain menampilkan budaya Biak, kami akan menghadirkan perwakilan dari berbagai wilayah Papua Raya, sejumlah daerah di Indonesia seperti Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku dan Maluku Utara, serta sejumlah negara Pasifik," ujarnya.
Rangkaian Festival Budaya Biak Melanesia berlangsung 17–21 Oktober 2026 di Kabupaten Biak Numfor. Pemerintah Provinsi Papua menempatkan bantuan alat musik itu sebagai salah satu penopang pembukaan festival yang melibatkan pelajar setempat.