JAYAPURA — Bendahara Umum DPP KKMSB, H. Jufri Mahmud, memimpin langsung pelantikan pengurus DPW KKMSB Provinsi Papua periode 2026-2029. Acara berlangsung di Kafe D'Sultan, Jayapura, dan dihadiri warga Mandar serta sejumlah tokoh masyarakat.
Jufri menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya pelantikan tersebut. Ia menekankan bahwa keberadaan KKMSB di Papua membawa tanggung jawab besar, bukan hanya menjaga hubungan kekeluargaan sesama warga Mandar, tetapi juga membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat di Papua.
Membangun Organisasi di Tanah Rantau Tidak Mudah
Menurut Jufri, merawat organisasi di perantauan menuntut koordinasi, kebersamaan, dan kemandirian dari seluruh anggotanya. Ia menilai masyarakat Mandar di Papua merupakan bagian dari diaspora yang berperan penting dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
"Terima kasih kepada seluruh warga Mandar yang telah membentuk dan menjaga organisasi ini. Tidak mudah membangun organisasi di tanah rantau, karena membutuhkan koordinasi, kebersamaan dan kemandirian," ujarnya.
Ia mengajak pengurus yang baru dilantik menjaga nama baik organisasi, memperkuat silaturahmi, serta membangun kerja sama dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan di Papua.
"Kita harus menjaga persatuan dan terus bekerja bersama dengan seluruh warga yang ada di Papua. KKMSB harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa," katanya.
Kode Etik dan Dukungan Sesepuh Jadi Kunci
Jufri menegaskan keberhasilan menjalankan roda organisasi tidak hanya bergantung pada pengurus. Dukungan para sesepuh, tokoh masyarakat, dan seluruh warga Mandar di Papua dinilai sama pentingnya.
Ia juga mengingatkan pengurus DPW KKMSB Papua agar menjunjung tinggi kode etik organisasi dan menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar.
"Kesuksesan menjalankan roda organisasi adalah dengan menjaga kode etik KKMSB, sehingga betul-betul bisa memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Mandar yang ada di Papua maupun seluruh stakeholder di Papua," ujarnya.
Pesan Gubernur Papua: Paguyuban Harus Aktif di Masyarakat
Sambutan Gubernur Papua dibacakan Asisten I Setda Papua, Yohanis Walilo. Ia menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada pengurus DPW KKMSB Provinsi Papua periode 2026-2029 yang baru dilantik.
Menurut Gubernur, pelantikan itu harus menjadi momentum meneguhkan komitmen persaudaraan, kebersamaan, dan pengabdian masyarakat Sulawesi Barat di Tanah Papua.
"Keberadaan KKMSB memiliki arti penting, bukan hanya menjadi wadah untuk mempererat hubungan kekeluargaan masyarakat Sulawesi Barat, tetapi juga dapat menjadi jembatan persaudaraan dengan seluruh masyarakat yang ada di Tanah Papua," terang Yohanis Walilo.
Gubernur menilai nilai-nilai budaya Mandar seperti kekeluargaan, kehormatan, kerja keras, dan semangat kebersamaan merupakan modal sosial penting dalam membangun kehidupan masyarakat di Tanah Papua.
"Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Paguyuban dan organisasi kemasyarakatan harus menjadi bagian yang aktif dalam kehidupan masyarakat," katanya.
Dorong Peran Perempuan dan Kontribusi di Berbagai Bidang
Gubernur mengajak KKMSB memberikan kontribusi di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kewirausahaan, kreativitas, olahraga, hingga teknologi dan kegiatan positif lainnya. Ia menekankan pentingnya ruang luas bagi perempuan untuk berpartisipasi dalam organisasi maupun kehidupan sosial kemasyarakatan.
Semangat tersebut dinilai sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Papua mewujudkan transformasi Papua yang cerdas, sejahtera, dan makmur atau Papua Cerah.
Gubernur berpesan kepada pengurus yang baru dilantik agar menjaga kekompakan, komunikasi, dan nama baik organisasi. Pengurus juga diminta membangun hubungan harmonis dengan seluruh komponen masyarakat di Papua.
"Jaga kekompakan, komunikasi, nama baik organisasi dan yang paling penting hubungan baik dengan seluruh komponen masyarakat yang ada di Papua," pungkasnya.