JAYAPURA — Pansel Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Pemerintah Provinsi Papua menetapkan empat nama yang berhak melanjutkan ke tahap berikutnya. Keputusan diambil setelah verifikasi berkas terhadap tujuh pelamar yang masuk.
Keempat peserta yang dinyatakan MS adalah Yohanes Walilo, L. Christian Sohilait, Raymond J.W. Mandibondibo, dan Robert Lukas Nadap Awi. Nama-nama tersebut tercantum dalam pengumuman resmi yang diunggah melalui laman Papua.go.id.
Siapa Keempat Peserta yang Lolos
Yohanes Walilo saat ini menjabat Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Papua. Lukas Christian Sohilait menjabat Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Papua.
Dua nama lainnya berasal dari instansi berbeda. Raymond J.W. Mandibondibo merupakan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Jayapura, sedangkan Robert Lukas Nadap Awi menjabat Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Papua.
Jadwal Uji Kompetensi di PUSPENKOM BKN Jakarta
Peserta yang memenuhi syarat wajib mengikuti Uji Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural (Assessment Test) pada 27-29 Oktober 2026. Lokasi uji kompetensi berada di Pusat Penilaian Kompetensi Pegawai Negeri Sipil (PUSPENKOM) BKN, Jakarta.
"Biaya perjalanan ke Jakarta ditanggung masing-masing peserta," sebut Pansel dalam pengumuman resmi.
Pansel sebelumnya menyatakan bahwa dari tujuh pelamar yang telah diverifikasi, empat peserta dinyatakan Memenuhi Syarat (MS). Verifikasi mencakup kelengkapan dokumen administrasi sesuai ketentuan pengisian jabatan secara terbuka.
Tahapan Seleksi Terbuka Jabatan Sekda Papua
Proses seleksi dilaksanakan sebagai bagian dari tahapan pengisian jabatan Sekda Provinsi Papua secara terbuka. Mekanisme ini mengikuti ketentuan yang berlaku bagi jabatan pimpinan tinggi madya di lingkungan pemerintah provinsi.
Pengumuman hasil seleksi administrasi tertuang dalam Nomor 10/PANSEL-JPTM/PAPUA/2026 tertanggal 10 Oktober 2026. Setelah uji kompetensi, peserta yang lolos akan mengikuti tahapan selanjutnya sesuai jadwal yang ditetapkan Pansel.