Microsoft Benahi File Explorer Windows 11: Lebih Cepat dengan Teknologi WinUI 3

Penulis: Toni Haryadi  •  Rabu, 13 Mei 2026 | 01:43:43 WIB
Microsoft memperkenalkan pembaruan File Explorer Windows 11 dengan teknologi WinUI 3 untuk peningkatan performa.

PAPUA — Pekan lalu, tim pengembang Windows UI di GitHub mengungkapkan strategi terbaru Microsoft untuk sistem operasi mereka yang diberi nama kode Windows K2. Inti dari pembaruan ini adalah migrasi komponen-komponen kunci Windows 11 ke WinUI 3, sebuah kerangka kerja antarmuka modern yang dirancang untuk menggantikan pendahulunya, WinUI 2.

“Misi kami adalah menjadikan WinUI 3 sebagai platform UI native terbaik untuk pengalaman dan aplikasi Windows,” tulis Microsoft dalam pengumuman resminya. “Performa adalah inti dari upaya ini.”

Efek Langsung yang Bisa Dirasakan Pengguna

Untuk membuktikan klaimnya, Microsoft melakukan uji benchmarking khusus pada File Explorer. Hasilnya signifikan. Penggunaan sumber daya berkurang drastis: alokasi memori turun 41 persen, alokasi sementara berkurang hingga 63 persen, dan panggilan fungsi berkurang 45 persen. Waktu yang dihabiskan dalam kode WinUI juga menyusut 25 persen.

Bagi pengguna Indonesia yang sering bekerja dengan banyak folder atau file berukuran besar, peningkatan ini berarti File Explorer tidak lagi terasa lambat saat pertama kali dibuka atau ketika menavigasi direktori yang padat.

Dari “Microslop” ke Fokus pada Fundamental

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemulihan citra Microsoft setelah mendapat kritik keras atas integrasi Copilot yang dianggap berlebihan. Pada 2025, perusahaan terlalu agresif memasukkan asisten AI ke hampir semua sudut Windows, hingga mendapat julukan sinis “Microslop” dari komunitas pengguna.

“Sekitar Oktober, perusahaan menyadari bahwa orang lain tidak berbagi kekaguman yang sama terhadap AI mereka,” demikian bunyi pernyataan internal yang dikutip dalam laporan tersebut. Akibatnya, Microsoft mulai memutar balik arah dengan mencabut beberapa integrasi Copilot dan mengalokasikan jam kerja insinyur untuk memperbaiki titik-titik sakit utama Windows 11.

Kapan Pembaruan Ini Hadir?

Microsoft berharap dapat merilis tweak-tweak ini dari cabang pengembangan “segera”. Jika tidak ada kendala, pengguna Windows 11 di Indonesia dapat mengunduh pembaruan tersebut dalam waktu dekat melalui saluran Windows Update reguler.

Peningkatan performa File Explorer ini menjadi sinyal bahwa Microsoft mulai mendengarkan kembali keluhan pengguna setianya. Setelah bertahun-tahun sibuk mengejar tren AI, perusahaan raksasa ini kembali mengingat bahwa fondasi sistem operasi yang stabil dan cepat adalah yang terpenting.

Apakah Copilot Akan Dihapus Sepenuhnya?

Tidak. Microsoft hanya mengurangi integrasi paksa Copilot, bukan menghilangkannya. Fitur AI tersebut akan tetap tersedia sebagai opsi, bukan sebagai fitur yang langsung menempel di bilah tugas atau menu konteks.

Apakah Perubahan Ini Hanya untuk Windows 11?

Ya, untuk saat ini. Windows K2 adalah bagian dari peta jalan Windows 11. Belum ada informasi apakah teknologi WinUI 3 yang sama akan dibawa ke Windows 10 atau versi sebelumnya.

Bagaimana Cara Mendapatkan Pembaruan Ini?

Pembaruan akan didistribusikan melalui saluran Windows Update. Untuk mendapatkannya lebih awal, pengguna bisa bergabung dengan program Windows Insider di cabang pengembangan (Dev Channel). Namun, Microsoft menyarankan untuk menunggu rilis stabil jika perangkat digunakan untuk pekerjaan utama.

Reporter: Toni Haryadi
Sumber: xda-developers.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top