PAPUA — Samsung mulai menggulirkan versi beta One UI 9 untuk lini Galaxy S26 dengan membawa aplikasi baru bernama Driving Insights. Fitur ini dirancang untuk melacak gaya mengemudi pengguna secara real-time dan memberikan umpan balik berbasis AI guna meningkatkan keamanan di jalan raya. Pengguna dapat menemukan menu ini melalui pengaturan "Connected Devices" pada perangkat mereka.
Berbeda dengan perangkat telematika konvensional yang memerlukan koneksi ke port OBD kendaraan, Driving Insights sepenuhnya mengandalkan sensor internal pada ponsel. Sistem akan mendeteksi metrik krusial seperti kecepatan rata-rata, kecepatan maksimum, serta pola pengereman dan akselerasi. AI juga akan mencatat jika pengemudi melakukan manuver tajam atau sentakan pada kemudi yang berisiko.
Data yang dikumpulkan kemudian diolah menjadi ringkasan harian maupun mingguan. Laporan performa berkendara ini kemungkinan besar akan diintegrasikan dengan fitur Now Brief untuk memberikan informasi ringkas kepada pengguna sebelum memulai aktivitas. Samsung memposisikan fitur ini sebagai asisten digital yang membantu pengemudi berkendara lebih efisien dan hemat bahan bakar.
Kehadiran Driving Insights membuka peluang bagi industri asuransi berbasis perilaku (usage-based insurance) di ekosistem Android. Data telematika yang akurat sering kali digunakan oleh perusahaan asuransi untuk menentukan profil risiko nasabah. Pengemudi yang terbukti disiplin dan memiliki skor berkendara tinggi berpotensi mendapatkan potongan harga atau diskon premi tahunan.
Meskipun demikian, penggunaan data dari sensor ponsel untuk klaim asuransi masih bergantung pada kebijakan masing-masing penyedia layanan. Bagi pelaku bisnis asuransi digital dan insurtech di Indonesia, langkah Samsung ini menjadi sinyal penting mengenai standarisasi data perilaku pengemudi yang semakin mudah diakses tanpa perangkat tambahan mahal.
Selain menilai kualitas mengemudi, Driving Insights menyertakan fungsi geofencing yang memungkinkan pengguna menetapkan radius wilayah tertentu. Pemilik ponsel akan menerima peringatan otomatis jika kendaraan bergerak keluar dari zona yang telah ditentukan. Fitur ini sangat berguna bagi orang tua yang ingin memantau anak remaja mereka atau pemilik kendaraan yang ingin memastikan supir pribadi tidak menyalahgunakan kendaraan.
Pengguna juga dapat mengatur lokasi spesifik seperti "Rumah" atau "Kantor" untuk mendapatkan wawasan perjalanan yang lebih personal. Integrasi ini memberikan lapisan keamanan tambahan terhadap risiko pencurian atau penggunaan kendaraan di luar jadwal yang disepakati.
Driving Insights dapat diatur agar aktif secara otomatis saat ponsel terhubung ke head unit kendaraan melalui Bluetooth atau Android Auto. Saat ini, fitur tersebut baru tersedia bagi pengguna yang terdaftar dalam program One UI 9 beta di perangkat Galaxy S26.
Berikut adalah ringkasan fakta terkait fitur Driving Insights:
Samsung diperkirakan akan terus menyempurnakan algoritma AI Driving Insights selama masa beta sebelum merilisnya secara stabil ke publik. Implementasi ini menunjukkan ambisi Samsung untuk menjadikan smartphone sebagai pusat kendali data yang tidak hanya terbatas pada komunikasi, tetapi juga mencakup aspek mobilitas dan manajemen aset pengguna.