PAPUA — Ketatnya persaingan di segmen EV kompak membuat tiga pabrikan besar, Chery, Geely, dan BYD, saling unjuk gigi. Masing-masing membawa pendekatan mekanik yang berbeda, mulai dari tipe penggerak hingga sistem manajemen baterai. OLX Indonesia mengupas tuntas perbandingan ini untuk membantu konsumen menentukan pilihan paling worth it.
Chery membekali Omoda 5 dengan motor listrik depan berkekuatan 150 kW dan torsi puncak 310 Nm. Angka ini menjadi yang tertinggi di antara ketiga pesaingnya, memberikan akselerasi responsif di perkotaan.
Baterai LFP (Lithium Ferro Phosphate) berkapasitas 61 kWh diklaim mampu menempuh jarak hingga 450 km dalam sekali pengisian penuh. Sistem pengisian cepat DC 70 kW memungkinkan baterai terisi 30-80 persen dalam waktu 30 menit.
Geely EX2 hadir dengan motor listrik 70 kW dan torsi 180 Nm, angka yang lebih rendah namun cukup untuk kebutuhan mobilitas harian di jalanan padat. Baterai berkapasitas 37 kWh menjadi yang terkecil di kelas ini.
Jarak tempuh maksimal mencapai 320 km, menjadikannya pilihan paling irit untuk penggunaan dalam kota. Sistem pengisian AC 6,6 kW memakan waktu sekitar 5,5 jam untuk pengisian penuh dari kosong.
BYD Atto 1 mengusung motor listrik 100 kW dengan torsi 210 Nm, berada di tengah-tengah antara Omoda 5 dan EX2. Baterai LFP 49,9 kWh miliknya memberikan jarak tempuh 410 km, cukup kompetitif untuk perjalanan antar kota.
Sistem pengisian cepat DC 60 kW memungkinkan pengisian 30-80 persen dalam 40 menit. BYD juga menyematkan fitur V2L (Vehicle-to-Load) yang memungkinkan mobil menyuplai listrik ke perangkat eksternal.
Chery Omoda 5 menjadi yang terbesar dengan panjang 4.374 mm, lebar 1.820 mm, dan tinggi 1.585 mm. Ground clearance 190 mm membuatnya lebih siap melibas jalan kurang mulus.
BYD Atto 1 memiliki panjang 4.310 mm, lebar 1.835 mm, dan tinggi 1.645 mm. Geely EX2 paling kompak dengan panjang 4.005 mm, lebar 1.760 mm, dan tinggi 1.570 mm, menjadikannya paling lincah di perkotaan.
Dari segi harga, ketiganya dibanderol mulai dari Rp 200 jutaan dengan varian termurah. Pilihan akhir bergantung pada prioritas konsumen, apakah menginginkan performa maksimal, efisiensi harian, atau keseimbangan keduanya.