PAPUA — Oppo resmi meluncurkan Enco Air 5s di China, bersanding dengan peluncuran seri smartphone Reno 16. TWS anyar ini membawa sederatan peningkatan fitur audio yang sebelumnya hanya ditemukan di kelas harga lebih tinggi.
Dari sisi hardware, Oppo membenamkan driver dinamis berukuran 12mm pada setiap earbud. Ukuran ini tergolong besar untuk TWS di kelasnya, yang secara teori mampu menghasilkan rentang frekuensi lebih lebar dan bass lebih dalam.
Berikut spesifikasi kunci Oppo Enco Air 5s berdasarkan rilis resmi:
Selain ANC, Oppo menyematkan fitur spatial audio untuk memberikan ilusi suara tiga dimensi. Fitur ini biasanya mensimulasikan efek suara seolah datang dari berbagai arah, cocok untuk menonton film atau bermain game.
Enco Air 5s juga mendukung dual-device pairing. Pengguna bisa menghubungkan earbud ke dua perangkat secara bersamaan, misalnya ponsel dan laptop, lalu beralih secara otomatis saat ada panggilan masuk.
Kontrol volume dilakukan lewat gestur slide pada batang earbud. Fitur ini lebih praktis dibanding menekan tombol fisik berulang kali.
Oppo belum mengumumkan harga resmi untuk pasar Indonesia. Di China, Enco Air 5s dijual dengan banderol sekitar CNY 299. Jika dikonversi dengan kurs saat ini, angkanya berada di kisaran Rp 650 ribu hingga Rp 700 ribu.
Belum ada informasi soal jadwal masuk ke Indonesia. Biasanya, Oppo membawa produk audio anyar dalam waktu 1-2 bulan setelah peluncuran global atau China.
Dengan harga sekitar Rp 650 ribuan, Enco Air 5s bersaing langsung dengan TWS dari Xiaomi (Redmi Buds 5 series) dan Realme (Buds Air 5). Keunggulan utama Oppo ada pada driver 12mm dan dukungan Bluetooth 6.0, yang belum banyak diadopsi kompetitor di kelas harga serupa.
Namun, catatan penting: klaim baterai 100 jam yang disebut Oppo kemungkinan besar didapat dalam kondisi tertentu, seperti volume rendah tanpa ANC. Angka realistis untuk pemakaian harian dengan ANC aktif lebih mendekati 48 jam total (termasuk pengisian ulang dari case).
Enco Air 5s cocok untuk pengguna yang menginginkan fitur ANC, daya tahan baterai panjang, dan konektivitas multipoint tanpa harus merogoh kocek lebih dari Rp 700 ribu. Tunggu informasi resmi ketersediaan di Indonesia sebelum memutuskan membeli.