PAPUA — Seagate IronWolf 8TB bukan produk baru. Model yang direview ini, ST8000VN004, dirilis tahun 2019 — tiga tahun setelah versi pertamanya (ST8000VN0022) dan dua tahun sebelum versi terbaru (ST8000VN002) yang hadir di 2021. Meski usianya sudah hampir satu dekade, drive ini masih dijual dan jadi pilihan konsumen NAS di 2026. Tapi ada satu masalah besar: harganya yang tiba-tiba melambung.
Per Oktober 2025, Seagate IronWolf 8TB dibanderol £145 di Inggris. Kini, Februari 2026, harganya melonjak ke £283,94 — naik 95%. Di Amerika Serikat, harga mencapai USD 299,99 (sekitar Rp 4,9 juta), dan di Eropa EUR 317 (sekitar Rp 5,2 juta). Kenaikan ini disebut TechRadar Pro akibat permintaan pasar AI yang mendongkrak biaya produksi komponen penyimpanan.
Perbandingan dengan kompetitor: Western Digital 8TB WD Red Plus dijual USD 314,99, sementara Toshiba N300 8TB mendekati USD 400. Artinya, Seagate tetap jadi pilihan termurah di kelas 8TB 7200 RPM. Satu-satunya opsi lebih murah adalah MDD (MaxDigitalData) seharga USD 238,95, tapi belum teruji reputasinya.
Semua fitur ini konsisten dari generasi ke generasi IronWolf. Bahkan, European Hardware Awards (EHA) menobatkan lini IronWolf sebagai Best Hard Drive 2025. Tapi soal efisiensi daya, model N002 yang lebih baru (rilis 2021) memakan listrik setengah dari ST8000VN004. Ini penting buat pengguna NAS yang menjalankan drive 24/7.
Drive ini menggunakan CMR, bukan SMR (Shingled Magnetic Recording), sehingga performa baca/tulis konsisten — krusial untuk rebuild RAID. Namun, konsumsi daya yang tinggi berarti tagihan listrik bulanan bakal lebih besar, terutama jika kamu pakai 4-8 drive sekaligus.
TechRadar Pro menyarankan: "Get the 12TB instead." Artinya, jika kamu butuh kapasitas dan efisiensi, model 12TB yang lebih baru bisa jadi pilihan lebih bijak dengan biaya per TB yang lebih rendah.
Seagate IronWolf 8TB cocok untuk pengguna yang sudah punya ekosistem NAS dengan drive 8TB dan ingin menambah kapasitas tanpa mengganti semua drive. Tapi untuk pembelian baru, harga yang melonjak dan konsumsi daya dua kali lipat jadi pertimbangan berat. Alternatif: ambil model N002 atau lompat ke kapasitas 12TB.
Di pasar Indonesia, harga Rp 4,9 juta untuk drive 8TB bekas teknologi 2019 terasa mahal. Apalagi dengan tren harga yang masih naik. Saran saya: tunggu hingga harga stabil, atau alihkan anggaran ke SSD untuk data panas dan simpan HDD untuk arsip dingin.