Pencarian

Polisi Pastikan Penyelidikan Hilangnya Presenter TVRI Yanto Idorway di Pegunungan Arfak Berjalan Profesional, Publik Diimbau Tak Berasumsi

Jumat, 24 Juli 2026 • 10:12:31 WIB
Polisi Pastikan Penyelidikan Hilangnya Presenter TVRI Yanto Idorway di Pegunungan Arfak Berjalan Profesional, Publik Diimbau Tak Berasumsi
Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian presenter TVRI Yanto Idorway di kawasan Air Terjun Memti, Kampung Sirsang, Pegunungan Arfak.

MANOKWARI — Kapolres Pegunungan Arfak, AKBP Bernadus Okoka, meminta publik bersabar dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan terkait hilangnya Yanto Idorway di kawasan Air Terjun Memti, Kampung Sirsang. Ia menegaskan, seluruh proses pencarian dan penyelidikan dilakukan sesuai fakta lapangan.

“Kami mengimbau masyarakat agar terus mendoakan proses pencarian ini. Harapan kami, ketika korban berhasil ditemukan, seluruh teka-teki dalam peristiwa ini dapat terjawab dengan jelas berdasarkan fakta yang ada,” ujar Bernadus dalam keterangan resmi yang diterima Jagat Papua.

Medan Ekstrem: Arus Deras dan Batu Sebesar Mobil

Bernadus menggambarkan kondisi Sungai Air Terjun Memti sangat berbeda dengan dokumentasi yang beredar di media sosial. Menurutnya, kemiringan sungai mencapai 45 derajat dengan debit air yang sangat deras.

“Di foto memang terlihat seperti sungai kecil, tetapi kondisi sebenarnya sangat ekstrem. Bahkan personel Tim SAR yang menggunakan perlengkapan keselamatan pun beberapa kali hampir terseret arus hingga masuk ke sela-sela batu besar yang menyerupai gua,” ungkapnya.

Ia menambahkan, ukuran bebatuan di lokasi lebih besar dari mobil. Hal itu membuat korban berpotensi tersangkut apabila terbawa arus. Tim SAR bahkan terpaksa membuat bendungan sementara untuk mengurangi debit air agar pencarian lebih aman.

Keterangan Dua Saksi Konsisten Sejak Awal

Polisi telah memeriksa dua saksi yang berada di lokasi kejadian. Bernadus memastikan keterangan keduanya konsisten dan tidak berubah sejak awal pemeriksaan.

“Berdasarkan keterangan kedua saksi, korban terpeleset lalu jatuh ke sungai. Lokasi yang mereka tunjuk justru bukan titik dengan arus paling deras. Jika mereka hendak mengarang cerita, tentu mereka akan menunjuk lokasi yang arusnya paling ekstrem dan sulit dijangkau,” tegas Kapolres.

Waspada Hoaks dan Manipulasi Gambar dengan AI

Kapolres juga mengingatkan masyarakat untuk bijak menyaring informasi, terutama yang beredar di media sosial. Ia menyebut perkembangan teknologi memungkinkan manipulasi gambar dan video menggunakan kecerdasan buatan (AI).

“Dokumentasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan hanya berasal dari pihak-pihak yang berada langsung di lokasi, seperti Tim SAR, Polres Pegunungan Arfak, maupun Kodim,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap Yanto Idorway. Polisi memastikan penyelidikan terus berjalan berdasarkan alat bukti dan fakta di lapangan. Masyarakat diminta menunggu hasil resmi dari aparat yang berwenang. (jp/alb)

Bagikan
Sumber: jagatpapua.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks