JAYAPURA — Konsulat RI di Vanimo, Papua Nugini, memastikan akan memulangkan lima nelayan asal Merauke yang kapalnya mengalami insiden dan tenggelam di perairan PNG. Konsul RI di Vanimo Alexander Tangkuman mengatakan proses pemulangan saat ini masih berlangsung dengan bantuan otoritas setempat di Daru.
Kelima anak buah kapal (ABK) itu dilaporkan selamat dan telah dievakuasi ke Daru, ibu kota Provinsi Western, PNG. “Saat ini kelima ABK kapal naas itu ditampung di Gereja Katholik di Daru karena masih menunggu proses pemulangan,” ujar Alexander kepada ANTARA di Jayapura, Senin.
Rute Pemulangan: Dari Daru ke Jayapura Lewat PLBN Skouw
Menurut Alexander, para nelayan akan dipulangkan melalui Port Moresby, lalu ke Vanimo, dan selanjutnya menuju Jayapura melalui jalur darat melewati PLBN Skouw. Ia masih menunggu kepastian jadwal pemulangan dari otoritas PNG.
“Kami masih menunggu kapan jadwal pemulangan kelima ABK asal Merauke,” kata Alexander.
Kapal Lobster Tenggelam, Semua ABK Selamat
Dari laporan yang diterima konsulat, kapal penangkap lobster yang ditumpangi para nelayan itu mengalami insiden dan tenggelam di perairan PNG. Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti tenggelamnya kapal tersebut. Namun, seluruh ABK berhasil diselamatkan dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.
Proses pemulangan warga negara Indonesia yang mengalami kendala di luar negeri menjadi salah satu tugas pokok perwakilan RI. Konsulat di Vanimo sendiri kerap menangani kasus serupa mengingat tingginya aktivitas nelayan tradisional Indonesia di perairan perbatasan.