Pangdam Cenderawasih Ajak Tokoh Adat dan Agama di Papua Kolaborasi Siapkan Generasi Emas 2045, Soroti Ancaman Narkoba

Penulis: Reza Maulana  •  Jumat, 29 Mei 2026 | 19:04:40 WIB
Pangdam Cenderawasih mengajak tokoh adat dan agama di Papua bersinergi persiapkan generasi emas 2045.

JAYAPURA — Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang menekankan bahwa generasi muda Papua merupakan aset bangsa yang harus dipersiapkan secara serius. Menurutnya, tantangan seperti keterbatasan akses pendidikan dan persoalan sosial seperti penyalahgunaan minuman keras serta narkoba masih menjadi ancaman nyata bagi masa depan anak muda di Bumi Cenderawasih.

Apa Saja Tantangan yang Dihadapi Generasi Muda Papua?

Dalam forum coffee morning bersama tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, dan unsur pemerintah, Febriel menyebut sejumlah persoalan yang perlu menjadi perhatian bersama. Ia menekankan bahwa penyelesaian masalah tersebut tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja.

"Kualitas sumber daya manusia menjadi penentu masa depan Papua," kata Febriel di Jayapura, Jumat.

Mengapa Kolaborasi Lintas Elemen Masyarakat Diperlukan?

Pangdam menegaskan bahwa keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, akademisi, hingga pemerintah daerah, mutlak diperlukan untuk mengatasi berbagai tantangan. Forum dialog ini diharapkan mampu melahirkan ide-ide konstruktif dan langkah nyata.

"Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, lembaga pendidikan, dan tokoh masyarakat sangat penting untuk membangun lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi muda Papua," ujarnya.

Bagaimana Langkah Nyata Menuju Generasi Emas 2045?

Febriel berharap forum tersebut tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga menghasilkan aksi konkret. Ia ingin menciptakan generasi Papua yang cerdas, berkarakter, sehat, dan berdaya saing melalui pendidikan, pembinaan karakter, serta penguatan nilai budaya lokal.

Generasi muda Papua, lanjutnya, merupakan aset penting bangsa yang harus dipersiapkan sejak sekarang. "Karena itu kami melakukan kegiatan coffee morning bersama tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, dan unsur pemerintah di mana ini merupakan hal penting dalam memperkuat kolaborasi agar terwujud generasi emas 2045," pungkasnya.

Reporter: Reza Maulana
Sumber: papua.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top