JAYAPURA — RSUP Jayapura terus memperkuat perannya sebagai rumah sakit rujukan utama di Papua dengan mengembangkan empat layanan spesialistik unggulan. Layanan tersebut mencakup Kanker, Jantung, Stroke, dan Urologi (KJSU), serta layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang menjadi prioritas nasional.
Rumah sakit vertikal milik Kementerian Kesehatan RI ini juga memperkuat penanganan penyakit infeksi seperti tuberkulosis (TB), HIV, dan malaria. Layanan kesehatan mata juga masuk dalam daftar pengembangan yang dilakukan.
Untuk mendukung layanan unggulan tersebut, RSUP Jayapura melengkapi diri dengan sejumlah alat diagnostik dan terapi modern. Fasilitas yang tersedia antara lain CT Scan, MRI, mamografi, USG, laboratorium modern, dan catheterization laboratory (cathlab).
Seluruh peralatan tersebut terintegrasi di berbagai instalasi, mulai dari Instalasi Rawat Jalan, Instalasi Gawat Darurat (IGD), Intensive Care Unit (ICU), hingga ruang operasi.
Saat ini, RSUP Jayapura memiliki kapasitas 203 tempat tidur, sesuai standar rumah sakit tipe B yang ditetapkan Kementerian Kesehatan. Untuk rawat inap, rumah sakit menerapkan sistem Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) dengan maksimal empat tempat tidur per ruangan dan jarak antar tempat tidur 1,5 meter.
Setiap ruangan KRIS dilengkapi pendingin ruangan, kamar mandi dengan sistem keamanan pasien, serta panel bed yang terintegrasi dengan oksigen dan suction sentral. Selain itu, tersedia pula fasilitas rawat inap VIP, VVIP, hingga President Suite yang dapat dipilih sesuai kebutuhan pasien.
RSUP Jayapura juga melakukan transformasi digital melalui pengembangan sistem informasi rumah sakit dan digitalisasi layanan. Langkah ini bertujuan meningkatkan efisiensi, kemudahan akses, serta kenyamanan pelayanan bagi pasien dan keluarga.
Di sisi lain, rumah sakit memperluas kemitraan dengan pemerintah daerah, Universitas Cenderawasih, institusi pendidikan, rumah sakit daerah, BPJS Kesehatan, perusahaan asuransi swasta, hingga mitra nasional dan internasional. Kemitraan ini juga mendukung pengembangan hospital tourism di Papua.
Direktur Utama RSUP Jayapura, dr. Petronella Marcia Risamasu, M.Ked.Trop., menekankan pentingnya keterbukaan informasi publik dan edukasi kesehatan masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang terbuka, transparan, dan kolaboratif dengan media massa harus terus diperkuat.
"Media gathering menjadi ruang silaturahmi dan dialog strategis antara manajemen RSUP Jayapura dan insan media dalam memperkuat penyebarluasan informasi kesehatan yang akurat, edukatif, dan berimbang kepada masyarakat Papua," ujar Petronella dalam kegiatan Media Gathering di RSUP Jayapura, Jumat (29/5/2026).
Ia menegaskan, pihaknya ingin memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar dan jelas terkait layanan kesehatan yang tersedia di RSUP Jayapura.