PAPUA — PLN memastikan distribusi hewan kurban berlangsung serentak mulai 27 Mei 2026 di seluruh unit kerja. Total hewan yang dipotong meliputi 1.186 ekor sapi, 3 ekor kerbau, dan 933 ekor kambing atau domba. Daging kurban ini kemudian didistribusikan ke masyarakat dhuafa di berbagai daerah, mulai dari kawasan barat Indonesia hingga pelosok Papua.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa kegiatan kurban bukan sekadar ritual ibadah, melainkan juga sarana mempererat solidaritas. "Iduladha mengingatkan kita bahwa keberadaan perusahaan harus mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (27/5).
Hewan kurban yang disalurkan berasal dari tiga sumber: partisipasi sukarela pegawai, program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN, serta Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN. Ketua Panitia Kurban PLN Group, Khairullah, menyebut keterlibatan ribuan pegawai dalam gerakan berbagi ini mencerminkan komitmen perusahaan menghadirkan dampak sosial berkelanjutan.
"Melalui kegiatan kurban ini, kami ingin menghadirkan semangat berbagi sekaligus mempererat hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat," kata Khairullah.
Ketua Umum YBM PLN, Sulistyo Biantoro, menjelaskan bahwa program sedekah daging merupakan bentuk penyaluran amanah dari para muzaki (pegawai yang membayar zakat). Pihaknya berupaya memperluas jangkauan zakat dan sedekah agar bisa dirasakan masyarakat di seluruh Indonesia.
"Amanah para muzaki kami salurkan dalam bentuk sedekah daging agar dapat membantu kebutuhan pangan masyarakat. Semoga program ini membawa keberkahan bagi para Muzaki dan penerima manfaat," ungkap Sulistyo.
PLN menargetkan program serupa terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. Inisiatif ini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan yang tidak hanya fokus pada kelistrikan, tetapi juga kesejahteraan masyarakat sekitar.