JAKARTA — Pemerintah kembali membuka peluang bagi putra-putri Indonesia untuk menempuh pendidikan di bidang perkebunan kelapa sawit secara gratis. Program Beasiswa SDM Sawit 2026 yang digagas Kementan bersama BPDP menyasar tiga jenjang pendidikan vokasi dan akademik.
Beasiswa ini mencakup Pendidikan Vokasi (D1, D2, D3, D4) dan Pendidikan Akademik S1. Seluruh program studi yang ditawarkan berkaitan langsung dengan industri kelapa sawit.
Peserta yang lolos seleksi tidak hanya mendapat bebas biaya kuliah. Mereka juga memperoleh uang saku, biaya hidup, serta sertifikat kompetensi yang diakui industri.
Selain pembiayaan penuh, penerima beasiswa mendapat sejumlah fasilitas pendukung. Mulai dari biaya penelitian, seminar, hingga magang di perusahaan perkebunan kelapa sawit.
Program ini dirancang untuk mencetak tenaga kerja yang siap pakai. Pemerintah menargetkan lulusan yang kompeten dan profesional di sektor sawit nasional.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman sdmperkebunan.bpdp.or.id. Calon peserta dapat mengakses informasi lengkap mengenai persyaratan dan tata cara pendaftaran di situs tersebut.
Proses seleksi akan berlangsung dalam beberapa tahap. Tes dijadwalkan pada 21 Juli hingga 29 Agustus 2026, dengan pengumuman hasil pada 7 September 2026.
Program ini menyasar calon mahasiswa yang ingin mengembangkan karier di industri sawit. Pemerintah berharap dapat mencetak SDM yang siap mendukung pengembangan sawit berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.
Industri kelapa sawit Indonesia membutuhkan tenaga terampil di berbagai lini. Beasiswa ini menjadi salah satu jalur strategis untuk memenuhi kebutuhan tersebut.