JAYAPURA — Persaingan menuju kursi Ketua Umum PSSI Papua periode mendatang mulai memanas. Manajemen Persipura Jayapura angkat bicara menanggapi tiga figur yang telah resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon.
Owen Rahadiyan, perwakilan manajemen Persipura, menyebut ketiga tokoh tersebut merupakan sosok yang tepat untuk mengembangkan sepak bola Papua ke depan. “Papua sangat bersyukur mendapat tiga sosok tokoh masyarakat yang sangat kuat di bola,” ujarnya kepada awak media, Minggu (3/5/2026).
Menurut Owen, Abisai Rollo, Mathius D. Fakhiri, dan Jack Komboy memiliki keistimewaan masing-masing. Ia menegaskan bahwa siapapun yang terpilih nanti akan membawa dampak positif bagi Persipura dan sepak bola Papua secara umum.
Ketua Komite Pemilihan (KP) PSSI Papua, Ferdinand Risamasu, menjelaskan bahwa saat ini tahapan verifikasi tengah berlangsung. Proses ini dimulai sejak 1 Mei dan akan berakhir pada 16 Mei 2026.
“Kita akan melakukan verval keaslian seluruh persyaratan dukungan voters sebagai pemilik suara nanti di kongres PSSI,” ujar Ferdinand. Verifikasi dilakukan untuk memastikan tidak ada pemilik suara yang memberikan dukungan kepada lebih dari satu calon.
Hasil verifikasi bakal diumumkan pada 18 hingga 30 Mei 2026. Bagi bakal calon yang dinyatakan tidak lolos, masih ada jalur banding melalui Komite Banding PSSI Papua.
Ferdinand menegaskan bahwa keputusan Komite Banding bersifat final. “Kalau Komite Banding bilang oke, maka jalan. Jika ditolak, maka selesai di situ. Tidak ada upaya lanjut lagi,” tegasnya.
Manajemen Persipura berharap proses demokrasi di internal PSSI Papua berjalan lancar. Owen menambahkan, siapapun yang terpilih nanti harus mampu membawa perubahan positif dan meningkatkan prestasi sepak bola Papua.
Ketiga calon yang bertarung berasal dari latar belakang berbeda. Abisai Rollo dikenal sebagai tokoh olahraga, Mathius D. Fakhiri memiliki pengalaman di organisasi sepak bola, sementara Jack Komboy merupakan figur masyarakat yang aktif di dunia sepak bola Papua.