JAYAPURA — Forum Pemuda Papua Bersatu meminta masyarakat, khususnya warganet di Papua, untuk tidak memberikan respons berlebihan terhadap polemik yang melibatkan Mama Yasinta Moiwend. Permintaan ini disampaikan menyusul laporan Mama Yasinta ke Polda Metro Jaya terkait proses produksi film yang dinilainya eksploitatif.
Paul Ohee dalam keterangan persnya di Jayapura, Jumat (5/6/2026), menjelaskan bahwa protes Mama Yasinta berkaitan dengan film berjudul Pesta Babi. Ia merasa tidak mendapatkan informasi yang utuh dari tim produksi sehingga muncul perasaan dirugikan atau tereksploitasi.
“Protes yang dilakukan Mama Yasinta berkaitan dengan film Pesta Babi. Beliau merasa tidak mendapatkan informasi yang utuh dari tim produksi, sehingga muncul perasaan dirugikan atau tereksploitasi,” ujar Paul.
Keputusan Mama Yasinta melaporkan kasus ini ke Jakarta, bukan ke kepolisian daerah setempat, didasari oleh pertimbangan pribadi. Paul menjelaskan bahwa Mama Yasinta menilai penanganan sejumlah kasus oleh aparat di Papua berjalan lambat.
“Beliau memilih langsung ke Polda Metro Jaya karena melihat beberapa kasus sebelumnya terkesan lambat dalam penanganan. Itu menjadi pertimbangan pribadi beliau,” jelasnya.
Langkah hukum tersebut, kata Paul, merupakan keputusan pribadi yang dilatarbelakangi perasaan tidak nyaman serta dugaan eksploitasi dalam proses produksi film.
Di tengah polemik yang memanas di media sosial, Forum Pemuda Papua Bersatu mengimbau agar segala bentuk kecaman, makian, hingga fitnah dihentikan. Paul menekankan pentingnya menjaga kondisi psikologis Mama Yasinta sebagai seorang perempuan asli Papua dan seorang ibu.
“Beliau adalah mama Papua yang telah melahirkan generasi penerus. Kita semua punya tanggung jawab moral untuk menjaga dan melindungi beliau, bukan justru menghujat atau mencaci,” tegasnya.
Paul menambahkan, apapun keputusan yang diambil Mama Yasinta adalah ranah pribadi yang harus dihormati. Ia mengajak publik untuk bersikap bijak dan penuh hormat.
“Sebagai anak yang lahir dari rahim perempuan Papua, saya mengajak kita semua untuk menjaga psikologis Mama Yasinta Moiwend. Mari kita lindungi beliau dengan sikap yang bijak dan penuh hormat,” pungkasnya.