Pemprov Papua Sambut Peluang Kerja Sama Kesehatan dengan PNG, RSUD Dok II dan RSUP Jayapura Jadi Rujukan Warga Vanimo

Penulis: Vicky Prasetya  •  Senin, 08 Juni 2026 | 21:25:31 WIB
Delegasi PNG menilai RSUD Dok II dan RSUP Jayapura layak menjadi rujukan pasien dari Vanimo.

JAYAPURA — Dua rumah sakit di Papua, RSUD Dok II Jayapura dan RSUP Jayapura, dinilai layak menjadi pusat rujukan bagi warga PNG setelah tim dari negara tetangga itu melakukan penilaian langsung beberapa waktu lalu. Pemerintah Provinsi Papua pun menyambut peluang kerja sama ini sebagai langkah strategis memperkuat posisi Papua di kawasan perbatasan.

Respons Positif dari Delegasi PNG Jadi Modal Awal

Kunjungan delegasi PNG ke dua fasilitas kesehatan di Jayapura itu menghasilkan catatan positif. Suzana Wanggai mengatakan hasil penilaian tersebut membuka jalan bagi penguatan kerja sama pelayanan kesehatan ke depan.

"Pada beberapa waktu lalu pemerintah PNG telah melakukan kunjungan ke kami guna melihat langsung pusat layanan kesehatan di Papua yakni RSUD Dok II Jayapura dan RSUP Jayapura," kata Suzana di Jayapura, Senin.

Potensi Rujukan dari Vanimo dan Provinsi Sekitar

Suzana menargetkan rumah sakit di Papua bisa menjadi rujukan utama bagi warga PNG yang tinggal di wilayah perbatasan, seperti Vanimo dan sejumlah provinsi terdekat lainnya. Untuk mencapai target itu, pemerintah daerah akan terus melakukan perbaikan layanan.

"Oleh sebab itu ke depan kami akan terus melakukan perbaikan-perbaikan layanan rumah sakit di Papua sehingga berpotensi menjadi rumah sakit rujukan bagi masyarakat Papua Nugini," ujarnya.

Dampak Ekonomi: Pasien Bawa Keluarga, UMKM Ikut Bergerak

Kerja sama ini tidak hanya soal kesehatan. Suzana meyakini kedatangan pasien dari PNG akan membawa dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat Papua. Kebutuhan transportasi, akomodasi, makanan, hingga layanan lainnya akan menggerakkan pelaku usaha kecil dan menengah.

"Karena selain manfaat di sektor kesehatan, kerja sama tersebut diyakini akan memberikan dampak ekonomi yang luas karena kedatangan pasien dan keluarga tentu membutuhkan transportasi, akomodasi, makanan dan berbagai layanan lainnya," jelasnya.

Pembahasan Lanjutan: Persiapan Aspek Pendukung

Pemerintah daerah bersama instansi kesehatan terkait akan segera menggelar pembahasan lebih lanjut. Fokusnya menyiapkan berbagai aspek pendukung, termasuk peningkatan kualitas pelayanan bagi pasien asing.

Suzana berharap kerja sama kesehatan lintas batas ini bisa dikawal dengan baik. "Jika dikelola dengan baik, maka bukan hanya pelayanan kesehatan yang meningkat, tetapi juga pertumbuhan ekonomi masyarakat Papua akan semakin berkembang," katanya.

Reporter: Vicky Prasetya
Sumber: papua.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top