JAYAPURA — KEPP Otsus Papua menekankan pentingnya perbaikan pada beberapa aspek pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Papua. Hal ini disampaikan menyusul pemantauan langsung yang dilakukan pihaknya ke dapur MBG yang dikelola Polda Papua.
Yanni menjelaskan bahwa secara umum program MBG berjalan baik dan manfaatnya sudah dirasakan anak-anak di Papua. Namun, ia menyoroti sejumlah catatan yang perlu menjadi perhatian.
"Kami melihat manfaat program ini nyata. Anak-anak mendapatkan makanan bergizi setiap hari, namun ada beberapa hal yang perlu diperbaiki seperti variasi menu, kualitas bahan makanan, kebersihan, dan kesinambungan distribusi," ujar Yanni dalam keterangannya di Jayapura, Senin.
Menurut Yanni, variasi menu menjadi salah satu poin utama yang perlu ditingkatkan. Selain itu, kualitas bahan makanan dan kebersihan dalam proses penyajian juga harus terus diawasi.
Ia menambahkan, keberlangsungan distribusi menjadi faktor krusial agar makanan tiba tepat waktu di sekolah. "Itu yang akan kami dorong agar terus dibenahi," tegasnya.
Wakil Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Agama, Majelis Rakyat Papua (MRP) Izak R. Hikoyabi menekankan pentingnya pengawasan terhadap program strategis pemerintah ini. Menurutnya, pengawasan perlu dilakukan secara berkelanjutan.
"Program MBG ini sangat baik sehingga pengawasan perlu terus dilakukan supaya kualitas layanan tetap terjaga dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anak-anak Papua," kata Izak.
KEPP Otsus Papua berkomitmen untuk terus memantau pelaksanaan MBG di daerah ini. Evaluasi berkala akan dilakukan untuk memastikan setiap aspek pelayanan, mulai dari gizi hingga distribusi, berjalan sesuai harapan.