PAPUA — Jelang peluncuran yang dikabarkan pada 22 Juli 2026, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar gadget Tanah Air. Setelah berbagai bocoran spesifikasi, kali ini publikasi rahasia pabrik dari situs teknologi asal Tiongkok dan Korea Selatan merilis gambar serta video genggam yang memperlihatkan tampilan nyata ponsel tersebut. Material bodi terlihat lebih matte dan engsel tampak lebih rapat, mengindikasikan peningkatan durabilitas.
Dari bocoran gambar, perubahan paling mencolok ada pada rasio layar cover. Samsung tampaknya mengadopsi desain yang lebih lebar, mirip dengan ponsel flagship biasa, sehingga lebih nyaman digunakan untuk mengetik satu tangan. Bingkai (bezels) di sekeliling layar cover juga tampak lebih tipis, memberikan kesan layar penuh yang lebih imersif.
Beberapa wallpaper baru juga terlihat dalam bocoran tersebut, mengonfirmasi bahwa Samsung akan menyertakan tema khusus untuk seri Ultra yang lebih premium. Engsel berbentuk tetesan air (waterdrop hinge) generasi terbaru juga dikabarkan memungkinkan layar utama terbuka lebih datar tanpa celah.
Bocoran sebelumnya menyebutkan Galaxy Z Fold 8 Ultra akan menjadi ponsel lipat pertama yang mengusung chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5. Fabrikasi 3nm generasi baru ini diyakini mampu memberikan peningkatan performa CPU hingga 25% dan efisiensi daya lebih baik dibandingkan chipset generasi keempat. Untuk pengguna Indonesia yang doyan multitasking berat atau gaming, kombinasi RAM 16 GB dan penyimpanan internal hingga 1 TB diprediksi akan menjadi standar tertinggi di seri ini.
Meski detail kamera belum sepenuhnya terungkap, rumor menyebutkan sensor utama 200 MP dengan kemampuan zoom optik 10x akan menjadi andalan, bersaing langsung dengan seri Galaxy S Ultra.
Samsung diperkirakan akan menggelar acara Galaxy Unpacked pada paruh kedua Juli 2026. Untuk pasar Indonesia, Galaxy Z Fold 8 Ultra biasanya masuk dalam waktu satu hingga dua bulan setelah peluncuran global. Harga diprediksi masih berada di kisaran Rp 25 juta hingga Rp 30 juta untuk varian dasar, sejalan dengan posisinya sebagai ponsel lipat paling premium di lini Samsung.
Belum ada konfirmasi resmi dari Samsung Indonesia terkait tanggal pre-order atau program trade-in. Namun, melihat tren tahun sebelumnya, program tukar tambah dengan nilai tinggi biasanya ditawarkan untuk pengguna setia Galaxy Z Fold series.
Bagi pengguna yang sudah lama menanti ponsel lipat dengan layar cover fungsional dan performa tanpa kompromi, Galaxy Z Fold 8 Ultra tampaknya menjadi jawaban. Bocoran desain yang lebih ramping dan bezel tipis ini menjanjikan pengalaman membuka dan menutup ponsel yang semakin premium.