Kirab Kemerdekaan di Jayapura: Bendera Merah Putih Raksasa Dibentangkan di Gunung Cycloop Sambut HUT ke-81 RI

Penulis: Udin Syamsul  •  Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:38:01 WIB
Ratusan warga membentangkan bendera Merah Putih raksasa di lereng Gunung Cycloop, Jayapura, dalam kirab menyambut HUT ke-81 RI.

JAYAPURA — Semangat menyambut kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Tanah Papua diwujudkan lewat aksi membentangkan bendera Merah Putih raksasa di lereng Gunung Cycloop, Kabupaten Jayapura. Kirab kemerdekaan ini melibatkan ratusan warga yang berjalan kaki membawa bendera berukuran puluhan meter melintasi medan berbukit.

Kegiatan yang berlangsung Selasa (11/8/2026) ini bukan sekadar seremonial tahunan. Bagi warga setempat, momen ini menjadi penegas bahwa nasionalisme tumbuh subur hingga ke wilayah pegunungan Cycloop yang selama ini dikenal sebagai kawasan konservasi dan penyangga kehidupan Kota Jayapura.

Mengapa Gunung Cycloop Dipilih sebagai Titik Kirab?

Gunung Cycloop memiliki nilai strategis dan historis bagi warga Jayapura. Kawasan ini merupakan ikon alam yang terlihat jelas dari pusat kota, sehingga pembentangan bendera raksasa di lokasi tersebut diharapkan mampu membangkitkan rasa kebersamaan seluruh masyarakat Papua.

Pemilihan jalur kirab di medan berbukit juga menjadi tantangan tersendiri bagi para peserta. Meski demikian, antusiasme warga tak surut. Mereka bergantian membawa kain merah putih yang membentang sepanjang puluhan meter di antara barisan pohon khas Cycloop.

Semarak Kemerdekaan di Tengah Aktivitas Masyarakat

Kirab ini berlangsung di sela-sela kesibukan warga yang mulai menyiapkan berbagai perlengkapan perayaan 17 Agustus. Suasana kebangsaan terasa kental dengan kehadiran berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemuda, tokoh adat, hingga aparat keamanan yang turun langsung mengawal jalannya acara.

Kegiatan serupa juga mewarnai sejumlah wilayah lain di Papua. Namun, pembentangan bendera di ketinggian Gunung Cycloop menjadi atraksi paling menonjol karena melibatkan pemandangan alam yang kontras dengan langit biru khas Papua.

Momen kirab ini menjadi pengingat bahwa perayaan kemerdekaan tidak melulu soal upacara formal. Di tanah Papua, semangat itu diekspresikan dengan cara yang dekat dengan alam dan kearifan lokal setempat.

Reporter: Udin Syamsul
Sumber: tv.sinpo.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top