Pemkot Jayapura Ajak Generasi Muda Papua Kembangkan Ekonomi Kreatif Lewat Film Dokumenter "Tong Masih Disini"

Penulis: Toni Haryadi  •  Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:23:31 WIB
Generasi muda Papua diajak mengembangkan ekonomi kreatif melalui peluncuran film dokumenter "Tong Masih Disini" di Jayapura.

JAYAPURA — Langkah komunitas kreatif Imaji Papua meluncurkan film dokumenter "Tong Masih Disini" mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura. Staf Ahli Wali Kota Jayapura, Sem Stenly Merauje, menyebut kekayaan budaya Papua merupakan potensi besar yang belum digarap maksimal untuk menggerakkan industri kreatif berbasis kearifan lokal.

Menurut Sem, geliat ekosistem kreatif di Papua kini menunjukkan perkembangan signifikan. Generasi muda mulai aktif memanfaatkan medium seperti film, fotografi, ilustrasi, hingga seni pertunjukan untuk menyuarakan identitas, lingkungan, dan dinamika sosial.

Film Jadi Medium Refleksi dan Edukasi Publik

Sem menilai film memiliki kekuatan naratif yang luas dalam memperkenalkan realitas Papua ke khalayak yang lebih besar. Karya sinematik tidak hanya berhenti sebagai ekspresi artistik, tetapi juga berfungsi sebagai sarana refleksi, edukasi, dan komunikasi sosial yang membangun kesadaran publik.

"Kekayaan ini menjadi potensi besar dalam pengembangan sektor seni dan industri kreatif berbasis budaya lokal," ujarnya di Jayapura, Rabu.

Mengangkat Rantai Ekonomi Lokal dari Sagu hingga Kopi

Film "Tong Masih Disini" diharapkan menjadi representasi penting dalam mengangkat rantai ekonomi lokal yang menghubungkan petani, pedagang, pekerja, dan pelaku usaha kecil. Karya ini mengisahkan kehidupan masyarakat Papua melalui komoditas sehari-hari seperti sagu, pinang, kopi, dan hasil pertanian lainnya.

Pemkot Jayapura berharap Imaji Papua tidak berhenti sebagai ajang tahunan, melainkan berkembang menjadi platform kreatif berkelanjutan. Targetnya, lahir lebih banyak karya, kolaborasi, dan inovasi dari Papua untuk Indonesia.

Kolaborasi Kunci Tumbuhnya Ekonomi Kreatif Papua

Head of Imaji Papua, Yulika Anastasia, menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci bagi pelaku ekonomi kreatif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Bumi Cenderawasih. Kegiatan ini menjadi ruang temu bagi pembuat film dokumenter, fotografer, ilustrator, musisi, hingga pelaku usaha kecil menengah.

"Tujuan kegiatan ini hanya satu, kalau kami berkolaborasi kami akan lebih kuat. Kami bisa bergandengan tangan dan bertumbuh bersama terutama di bidang ekonomi," kata Yulika.

Ia menambahkan, pelaku ekonomi kreatif tidak bisa berjalan sendiri. Lewat film dokumenter ini, Imaji Papua ingin menghadirkan perspektif tentang Papua dari kehidupan sehari-hari sekaligus menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi masyarakat adalah bagian penting dalam pembangunan daerah.

Reporter: Toni Haryadi
Sumber: papua.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top