JAYAPURA — Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang menyatakan seluruh wilayah Papua menjadi tanggung jawab pengamanan TNI-Polri menjelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI. Pernyataan itu disampaikan di Jayapura, Rabu, di tengah konsolidasi aparat menghadapi potensi gangguan keamanan di daerah rawan, khususnya pegunungan tengah.
Febriel menegaskan bahwa pengamanan tetap wajib dilakukan aparat, baik ada maupun tidak ada informasi potensi gangguan yang beredar di masyarakat. "Kita punya kewajiban untuk mengamankan. Ada atau tidaknya informasi seperti yang beredar, pengamanan itu harus dilakukan," katanya.
Berdasarkan koordinasi dengan Komando Operasi (Koops) TNI, telah dilakukan pergeseran pasukan untuk memperkuat pengamanan di sejumlah wilayah. Namun, jumlah personel dan lokasi spesifik yang mendapat tambahan pengamanan tidak dirinci oleh Pangdam.
"Semua wilayah menjadi tanggung jawab kita," ujar Febriel menegaskan komitmen aparat dalam mengamankan jalannya puncak peringatan kemerdekaan.
Pengamanan dilakukan secara terpadu antara TNI, Polri, dan Koops TNI. Sinergi ini dirancang untuk memastikan rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI berlangsung aman dan lancar di seluruh pelosok Papua.
"Mari kita bersama-sama menjaga agar situasi tetap aman hingga pelaksanaan peringatan HUT RI Ke-81 berlangsung," imbaunya kepada seluruh elemen masyarakat.
Langkah antisipasi ini menjadi prioritas aparat keamanan mengingat dinamika gangguan keamanan yang kerap meningkat menjelang momen nasional di wilayah Papua.