JAYAPURA — PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWP2B) membuka program "Merdeka Daya" yang memberikan potongan biaya tambah daya listrik hingga 50 persen. Layanan ini dihadirkan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan berlaku sampai 25 Agustus 2026.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, mengatakan program tersebut menjadi bentuk apresiasi perusahaan kepada pelanggan. Ia berharap kemudahan ini bisa dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan kapasitas listrik lebih besar, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun kegiatan usaha.
Melalui program ini, pelanggan dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA dapat menambah daya hingga maksimal 7.700 VA. Potongan biaya yang diberikan mencapai separuh dari tarif normal.
Sebagai ilustrasi, pelanggan dengan daya awal 900 VA yang ingin meningkatkan daya menjadi 2.200 VA hanya membayar Rp609.050. Nilai tersebut separuh dari tarif normal yang mencapai Rp1.218.100.
Tidak semua pelanggan otomatis mendapat diskon ini. PLN menetapkan sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi.
Roberth menambahkan, mekanisme pendaftaran dirancang sederhana dan praktis. Pelanggan cukup melakukan satu kali transaksi di aplikasi PLN Mobile, baik untuk membayar tagihan listrik maupun membeli token.
Program ini diluncurkan di tengah tren peningkatan kebutuhan listrik masyarakat Papua. Aktivitas rumah tangga maupun usaha kecil yang terus berkembang membuat banyak pelanggan membutuhkan kapasitas daya lebih besar.
"Program ini merupakan bentuk apresiasi spesial dari PLN untuk pelanggan dalam memaknai kemerdekaan," kata Roberth Rumsaur di Jayapura, Selasa.
PLN mengimbau masyarakat di Tanah Papua yang memenuhi syarat untuk segera memanfaatkan program sebelum masa berlaku berakhir pada 25 Agustus 2026. Perusahaan berharap diskon ini dapat menunjang kenyamanan dan produktivitas pelanggan dengan kapasitas listrik yang lebih besar.