Wali Kota Jayapura Abisai Rollo mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memperkuat nilai keagamaan, persaudaraan, dan semangat membangun kota yang damai. Kegiatan yang digelar Tim Penggerak PKK Kota Jayapura itu menekankan keberagaman suku, ras, dan agama sebagai kekuatan bersama. Abisai meminta warga tidak membeda-bedakan latar belakang dalam membangun silaturahmi.
JAYAPURA — Pemerintah Kota Jayapura menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama jajaran Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK). Wali Kota Jayapura Abisai Rollo hadir langsung dan menyampaikan pesan persatuan di tengah keberagaman warga kota.
Abisai menegaskan keberagaman suku, ras, dan agama di Kota Jayapura bukan penghalang, melainkan modal sosial untuk membangun kehidupan yang harmonis. Menurutnya, semangat membangun daerah harus tumbuh dari kesadaran seluruh warga.
Wali Kota meminta jajaran TP PKK Kota Jayapura terus membangun hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat. Ia menekankan silaturahmi harus dimulai dari kehidupan pribadi dan keluarga sebelum meluas ke lingkungan sekitar.
"Mari bersama-sama membangun silaturahim dengan semua orang, dengan tidak membeda-bedakan suku, ras dan agama," kata Abisai.
Ia menambahkan, peringatan Maulid bukan sekadar agenda keagamaan tahunan. Momentum itu dinilai tepat untuk memperkuat hubungan persaudaraan dan silaturahmi antarwarga.
"Peringatan Maulid tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan persaudaraan dan silaturahmi di tengah masyarakat," ujarnya.
Abisai juga meminta seluruh masyarakat Kota Jayapura menjaga persatuan dan hidup berdampingan dalam suasana damai serta penuh toleransi. Pesan itu disampaikannya berulang mengingat komposisi warga kota yang beragam.
"Keberagaman suku, ras dan agama yang ada di Kota Jayapura harus menjadi kekuatan bersama dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis," ujarnya.
Ia menambahkan, silaturahmi yang terbangun baik akan berdampak langsung pada kualitas kehidupan warga. Karena itu, ia mendorong kebiasaan itu tidak berhenti di ruang pertemuan, tetapi dipraktikkan sehari-hari.
"Harus membangun tali silaturahmi dengan semua orang terutama mulai dari kehidupan pribadi dan keluarga. Dengan membangun silaturahmi dengan baik, maka kehidupan kita semua akan berjalan dengan baik," katanya lagi.
Ketua TP PKK Kota Jayapura Nerlince Wamuar Rollo menyatakan peringatan Maulid digelar untuk mendorong keluarga dan masyarakat memahami serta menerapkan akhlak Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, nilai keteladanan itu relevan dalam kehidupan sosial sehari-hari.
"Nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW sangat penting untuk terus ditanamkan dalam kehidupan umat manusia, khususnya dalam membangun keluarga dan kehidupan sosial yang harmonis," katanya.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Jayapura berharap pesan toleransi dan persaudaraan tidak berhenti pada seremoni. Warga diminta menjadikannya pedoman dalam berinteraksi lintas suku, ras, dan agama di lingkungan masing-masing.